23 April 2026

Get In Touch

Sriatun Subandi Ajak Perempuan Sidoarjo Jadi Agen Perubahan

Ketua TP PKK Kabupaten Sidoarjo, Sriatun Subandi mengajak seluruh perempuan di Sidoarjo menjadi agen perubahan dalam peringatan Hari Kartini Tahun 2026 yang mengusung tema “Kartini Masa Kini\
Ketua TP PKK Kabupaten Sidoarjo, Sriatun Subandi mengajak seluruh perempuan di Sidoarjo menjadi agen perubahan dalam peringatan Hari Kartini Tahun 2026 yang mengusung tema “Kartini Masa Kini\".

SIDOARJO (Lentera) -Ketua TP PKK Kabupaten Sidoarjo, Sriatun Subandi mengajak seluruh perempuan di Sidoarjo menjadi agen perubahan dalam peringatan Hari Kartini Tahun 2026 yang mengusung tema “Kartini Masa Kini: Saling Menjaga, Saling Menguatkan” di Pendopo Delta Wibawa pada Rabu (22/4/2026). 

“Kami mengajak seluruh kader PKK dan perempuan di Sidoarjo untuk terus bersinergi, berkontribusi, dan menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing. Jadilah perempuan tangguh, kreatif, dan mampu menghadapi tantangan zaman dengan bijak,” tegasnya.

Menurutnya, peringatan Hari Kartini tidak sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk mengenang dan meneladani semangat juang R.A. Kartini dalam memperjuangkan hak perempuan, khususnya di bidang pendidikan dan kesetaraan gender.

Ia menegaskan, melalui gerakan PKK perempuan memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas keluarga. Keluarga yang kuat, menurutnya, akan melahirkan masyarakat yang sejahtera dan berdaya saing.

Dalam kesempatan itu, Sriatun juga mengapresiasi para peserta yang tampil anggun mengenakan kebaya. Ia menekankan bahwa kecantikan tidak harus mahal dan tidak hanya terlihat dari luar. “Cantik itu dari hati. Perempuan memiliki hati yang penuh kasih dan memaafkan. Mari kita saling menghormati tanpa membedakan suku, agama, dan lainnya,” ungkapnya.

Ia juga menyoroti tingginya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, khususnya di Jawa Timur. Menurutnya, peran orang tua sangat penting dalam mencegah hal tersebut. “Kita harus aktif bertanya kepada anak tentang perasaannya di sekolah. 

Jangan sampai anak lebih memilih curhat ke teman sebaya yang belum tentu memberikan solusi tepat. Diperlukan kerja sama antara orang tua dan pihak sekolah agar lingkungan belajar aman dan nyaman,” ujarnya.

Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Sidoarjo, Ainur Amalia menyampaikan bahwa perempuan masa kini juga perlu memiliki kecerdasan dalam berpenampilan.

“Berdandan itu termasuk kecerdasan. Dengan berpenampilan yang anggun dan cantik tentunya kita memiliki value yang tinggi. Di rumah pun tetap perlu berdandan. Selain penting untuk penampilan, juga bisa lebih irit pengeluaran jika dilakukan dengan tepat,” ujarnya.

Kegiatan tersebut juga diisi dengan talkshow kesehatan perempuan yang menghadirkan narasumber Kepala Dinas Kesehatan Sidoarjo, dr. Lakhsmie Herawati Yuwantina, M. Kes, Sri Andari dari Pokja IV PKK Kabupaten Sidoarjo, serta Dosen Psikologi Universitas Muhammadiyah Gerdaning Tyas Jadmiko. 

Reporter: Teguh|Editor: Arifin BH

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.