23 April 2026

Get In Touch

Atap SDN Putat Tanggulangin Rawan Ambruk, Wabup Sidoarjo Idayana Instruksikan Renovasi Total

Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana saat meninjau langsung kondisi ruang kelas di SDN Putat, Kecamatan Tanggulangin.
Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana saat meninjau langsung kondisi ruang kelas di SDN Putat, Kecamatan Tanggulangin.

SIDOARJO (Lentera) -Kondisi bangunan SDN Putat, Kecamatan Tanggulangin, dinilai cukup mengkhawatirkan dan membahayakan keselamatan siswa. Rangka atap terlihat melengkung, genting rawan jatuh, hingga plafon yang berlubang menjadi perhatian serius Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana saat melakukan kunjungan kerja, Rabu (22/4/2026).

Melihat langsung kondisi tersebut, Wabup Mimik langsung meminta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang mendampinginya untuk segera merevitalisasi bangunan sekolah secara total. Perbaikan akan menggunakan anggaran revitalisasi satuan pendidikan dari APBD, serta akan diupayakan tambahan bantuan dari Bantuan Presiden (Banpres) Pendidikan tahun ini.

“Memang sudah waktunya renovasi total karena kondisinya seperti ini. InsyaAllah nanti kita juga mintakan bantuan Banpres, mudah-mudahan di-ACC. Saya pastikan perbaikannya bisa dilakukan tahun ini,” tegasnya.

Dalam rencana renovasi nanti, seluruh rangka atap, plafon, serta kusen pintu dan jendela yang sudah lapuk dimakan rayap akan diganti baru. Selain itu, bangunan bekas rumah dinas guru dan kepala sekolah yang kondisinya sudah hampir roboh juga akan diperbaiki dan dialihfungsikan menjadi ruang serbaguna serta musholla.

Tidak hanya soal fisik bangunan, Wabup Mimik juga berkomitmen mengupayakan agar siswa di sekolah ini mendapatkan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia akan mencarikan lokasi Dapur Sentra Produksi Pangan (SPPG) terdekat untuk memenuhi kebutuhan gizi bagi sekitar 100 siswa.

“Kita carikan dapur terdekat di daerah sini dimana, diusahakan dapat. Cuma 100 anak saja,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SDN Putat, Rizky Febrianto, mengungkapkan bahwa sekolahnya sudah sekitar 10 tahun tidak mendapatkan perbaikan menyeluruh. Bantuan yang diterima sebelumnya hanya digunakan untuk perbaikan pagar dan halaman.

Rizky juga berharap bangunan bekas rumah dinas yang sudah tidak layak huni bisa segera diperbaiki dan dialihfungsikan. Saat ini, kegiatan keagamaan seperti sholat dhuha masih terpaksa dilakukan di halaman sekolah karena belum memiliki tempat ibadah yang layak.

Reporter: Teguh|Editor: Arifin BH

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.