
Surabaya – Seiring dengan pengumuman rekomendasi DPP PDI Perjuangan terhadap beberapa calon kepala daerah diantaranya empat Kabupaten di Jatim. Maka, Badan Pemenangan Pemilihan Umum (Bapilu) DPD PDI Perjuangan Jatim meminta pada para calon melakukan konsolidasi dengan struktur partai di daerahnya masing masing.
Seperti yang telah diketahui, DPP PDI Perjuangan telahmengeluarkan rekomendasi untuk empat pasangan calon bupati dan wakil bupati diJatim, yaitu Kabupaten Ngawi diberikan pada Ony Anwar dan Dwi Rianto Jatmiko, KabupetanMalang diberikan pada Sanusi dan Didik Gatot Subroto, Kabupaten Sumenep pada AchmadFauzi dan Dewi Khalifah, serta KabupatenLamongan pada H Sholahuddin dengan Sa'im.
Wakil Ketua Bapilu PPD PDI Perjuangan Jatim, Deni Wicaksono menandaskan kepada para pasangan calon yang telah diberikan rekomendasi untuk melakukan konsolidasi dengan struktural partai. Konsolidasi dilakukan guna menetukan langkah langkah kedepan untuk menyusun strategi pemenangan dalam kontestasi Pilkada serentak 2020.
Deni juga menandaskan bahwa pihaknya untuk mengawalrekomendasi yang telah ditetapkan oleh DPP PDI Perjuangan “DPD akan siapmengawal dan memenangkan rekomendasi DPP,” tegasnya saat dihubungilenteratoday.com, Kamis (20/2/2020).
Disatu sisi, terkait dengan masih ada daerah daerah yang belummendapatkan rekom, Deni menandaskan bahwa rekomendasi tersebut akan diberikansecara bertahap. Untuk saat ini, DPP masih memproses beberapa daerah, sepertiSurabaya, Blitar, termasuk Solo dan lainnya. “Masih berproses, tapi yang pastipengumuman rekomendasi akan diumumkan bertahap, Batas akhirnya sampai akhirbulan Maret,” katanya.
Terpisah, Sa’im yang mendapatkan rekomendasi sebagai calonwakil bupati Lamongan membenarkan bahwa dia mendapat rekomendasi dari DPP PDIPerjuangan. Untuk itu, dia mengaku sudah siap dan tetap melakukan konsolidasidengan struktur partai. Temasuk nantinya akan terus mensolidkan dan memantabkangerakan PKB.
Disinggung tentang koalisi dengan partai lain selain PKB, Sa’immemandaskan bahwa sampai saat ini belum ada yang memastikan diri melakukankoalisi. Meski pun demikian PKB dan PDI Perjuangan tetap membuka diri jika adapartai lain yang berkoalisi. “PKB dan PDI Perjuangan sudah cukup untukmencalonkan, sudah ada 18 kursi,” tandasnya. (ufi)