
Surabaya - DPD Nasional Demokrat (NasDem) Surabaya resmi menjatuhkan dukungannya pada Machfud Arifin sebagai calon walikota (Cawali) Surabaya 2020-2025. Dukungan tersebut berupa surat rekomendasi yang diberikan DPP melalui DPD Nasdem.
Robert Simangungsong, ketua DPD NasDem Surabaya, mengatakan bahwa surat rekomendasi diberikan kepada Machfud Arifin melalui proses yang panjang serta dianggap paling tepat.
"Dukungan ini diberikan melalui proses yang panjang," ungkapnya di Hotel Majapahit pada Rabu (19/2/2020).
Laki-laki yang akrab disapa Robert ini beralasan pemberian surat rekomendasi kepada Machfud Arifin sebab mantan Kapolda Jatim itu asli orang Surabaya. Serta dianggap memiliki potensi yang tinggi untuk memimpin Surabaya.
"Pak Machfud tahu keadaan kota ini, sampai dari pelosok beliau tahu kondisinya. Nasdem menjatuhkan pilihan kepada Machfud, mulai dari ranting sampai pusat," terangnya.
Robert mengatakan dengan ini partai Nasdem siap mebantu dari tingkat ranting sampai kota untuk memenangkan Machfud Arifin. "Oleh karena itu mari kita bahu- membahu seluruh elemen yang ada di nasdem maupun koalisi dan timses," tuturnya.
Sementara itu Machfud Arifin sendiri mengungkapkan bahwa dengan dukungan NasDem kepada dirinya diharapkan mampu mengantarkan kepada kursi nomor satu Surabaya. Ia tidak mau bila dukungan itu main-main.
"Harus dikapitalisasi suara berlipat lipat. Akan menjadi sampah bila saya tidak menjadi walikota," jelasnya.
Namun Purnawirawan polisi bintang dua tersebut tetap optimis menang. Sebab Ia berpendapat banyak kelompok ibu-ibu yang mendukungnya. "Kalau ibu-ibu Saya suka karena tidak akan berpaling," ujarnya
Di satu sisi, Muchamad Rusadi Arifin, ketua DPC Nasdem daerah Gunung Anyar, mengaku siap turun secara langsung untuk memenangkan Machfud Arifin. Menurutnya jendral bintang dua itu adalah sosok yang ideal untuk menjadi pemimpin. "Gunung Anyar siap satu suara untuk Cak Machfud Arifin. Saya siap turun ke bawah memenangkan Cak Machfud Arifin," pungkasnya. (ard)