
MADIUN (Lenteratoday) - Pemerintah Kota Madiun siapkan anggaran Rp 3,1 Miliar untuk vaksin Covid-19. Anggaran tersebut masuk dalam daftar belanja tidak terduga (BTT) APBD 2021.
Walikota Madiun, Maidi mengatakan meski dari Pemerintah Pusat (Pempus) telah menganggarkan untuk nasional, tetapi Pemerintah Daerah (Pemda) tetap menganggarkan untuk antisipasi apabila vaksin Covid-19 tersedia di Desember 2020.
Maidi menjelaskan bahwa jumlah vaksin Covid-19 masih belum dapat dipastikan. Sehingga dalam pelaksanaannya, tidak semua masyarakat mendapatkan vaksin tersebut. Namun pemberian vaksin menggunakan skala prioritas.
"Mungkin tenaga medis dan tenaga kesehatan dulu. Kan tidak semua langsung divaksin. Tetapi mengikuti skala prioritas tadi," jelas Maidi, Kamis (05/11/2020).
Maidi juga menjelaskan pada Juli 2021, akan diadakan evaluasi penggunaan anggaran. Sehingga, apabila vaksin Covid-19 tersedia dan Pemerintah Daerah diwajibkan membeli vaksin sendiri. Akan dilakukan perubahan anggaran BTT melalui perubahan APBD.
"Tidak mungkin dari bulan Januari sampai Juli 2021 semuanya divaksin. Jadi semuanya sudah kita hitung," imbuhnya.
Maidi menyampaikan, BTT terkait vaksin Covid-19 hanya bersifat antisipasi. Terkait dengan ketersediaan, jumlah dan rilis masih menunggu informasi dari Pempus.
"Kemungkinan besar sudah diakomodir pemerintah pusat. Jadi anggaran ini sifatnya hanya untuk berjaga-jaga," pungkasnya. (Ger)