SURABAYA (Lentera) - Drama empat gol mewarnai pertarungan sengit antara Persebaya Surabaya melawan PSS Sleman, di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Minggu (18/10/2026) sore.
Sempat dua kali tertinggal, skuad Green Force julukan Persebaya berhasil memaksakan hasil imbang 2-2 lewat brace penyerang asing mereka, Miguel Pereira.
Bermain di hadapan pendukung sendiri, Persebaya langsung tampil menggebrak sejak awal babak pertama.
Peluang emas sempat didapatkan Alex pada menit ke-1 dan sundulan Gledson, namun gempuran tuan rumah belum membuahkan hasil. Asyik menyerang, gawang Persebaya yang dikawal Ernando Ari justru kebobolan lebih dulu pada menit ke-8 usai PSS memanfaatkan kelengahan barisan pertahanan.
Tertinggal 0-1 membuat Persebaya menaikkan intensitas serangan. Setelah membuang beberapa peluang, gol penyama kedudukan akhirnya tercipta pada menit ke-36.
Tandukan keras Miguel Pereira memanfaatkan umpan lambung sukses menggetarkan jala gawang PSS Sleman, mengubah skor menjadi 1-1 hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, laga berjalan semakin memanas. Persebaya memperoleh sejumlah kans matang lewat Diogo Ramalho dan Toni, tetapi penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat gol tambahan tak kunjung tercipta.
Justru PSS Sleman yang kembali mengejutkan publik GBT pada menit ke-61 setelah tembakan pemain mereka merobek gawang Ernando untuk kedua kalinya. Skor berubah 1-2.
Merespons situasi tersebut, pelatih Persebaya melakukan penyegaran dengan memasukkan beberapa pemain pembeda seperti Saddil Ramdani, Yann, hingga Risto. Tekanan bertubi-tubi terus dilancarkan ke lini pertahanan tim tamu.
Perjuangan pantang menyerah Bajul Ijo baru membuahkan hasil di masa injury time.
Pada menit 90+1, Miguel Pereira kembali tampil menjadi penyelamat lewat sundulan terukurnya yang gagal dijangkau kiper PSS. Gol kedua Pereira tersebut sekaligus menghindarkan Persebaya dari kekalahan dan menutup laga dengan skor imbang 2-2.
Reporter: Ali/Editor: Ais



.jpg)

Post a comment