04 July 2026

Get In Touch

Pemerintah Akan Turunkan Anggaran Program MBG untuk Efisiensi

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa.
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa.

JAKARTA (Lenteratoday) - Pemerintah bakal kembali mengefisiensikan anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) secara besar-besaran tahun ini. Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan alokasi MBG yang semua Rp330 triliun turun menjadi Rp270 triliun.

"Jadi kalau tadinya kita alokasikan Rp330 triliun, turun ke Rp270 triliun, nanti mungkin turun lagi ke level yang lebih rendah lagi dari itu. Jadi akan dilakukan efisiensi yang besar-besaran. Ini perintah Bapak Presiden," ujar Purbaya melansir CNNIndonesi Jumat (3/7/2026). 

Meski demikian Purbaya mengatakan bahwa MBG tetap menjadi salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto, sehingga tidak akan dihapus. Sehingga, Pemerintah lebih memilih melakukan efisiensi.

Di satu sisi, Purbaya juga mengakui bahwa pelaksanaan MBG pada tahap awal masih menyisakan banyak kekurangan dan tengah dibenahi.

Bahkan, untuk memperketat pengawasan, Kementerian Keuangan akan ikut memantau penggunaan anggaran MBG oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Nantinya, hasil pemantauan akan dilaporkan kepada Badan Gizi Nasional (BGN) agar segera ditindaklanjuti apabila ditemukan pelanggaran.

"Mereka (unit kerja DJPb di daerah) kasih laporannya ke saya. Nanti kalau memang jelek, saya akan laporkan ke BGN untuk dia ambil tindakan," ujar Purbaya.

Bahkan, dia mengatakan jika rekomendasi tersebut tidak ditindaklanjuti, maka Kementerian Keuangan memiliki kewenangan untuk menyesuaikan anggaran. "Nah kalau enggak ambil tindakan dalam keadaan seperti itu baru saya bisa potong anggarannya," ujar Purbaya.

Purbaya juga memastikan Prabowo mendengarkan kritik masyarakat terhadap penggunaan APBN, termasuk anggaran MBG. Menurut dia, hal itu tercermin dari langkah pemerintah yang terus memperbaiki tata kelola program tersebut.

Bahkan, dia juga mengatakan anggaran MBG tahun depan juga akan diturunkan. "Presiden mendengarkan kok masukan itu. Buktinya BGN kan diobrak-abrik dan dilakukan penghematan besar-besaran. Kita akan potong lagi (anggarannya) dalam beberapa bulan ke depan. Anggarannya tahun depan juga akan kita turunkan lagi dan kita akan awasi sekarang dengan Kementerian Keuangan," ujar Purbaya. (*)

Editor: Lutfiyu Handi
 

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.