05 July 2026

Get In Touch

Cetak Sejarah! Timnas Voli Putra Indonesia Juara AVC Men's Cup 2026

Timnas voli putra Indonesia untuk kali pertama menjadi juara pada ajang AVC Mens Volleyball Cup 2026. (foto: AVC Cup 2026)
Timnas voli putra Indonesia untuk kali pertama menjadi juara pada ajang AVC Mens Volleyball Cup 2026. (foto: AVC Cup 2026)

JAKARTA (Lentera) - Tim nasional voli putra Indonesia mampu mencetak sejarah dengan menjuarai AVC Men's Cup 2026 usai menundukkan Korea Selatan 3 set langsung 3-0 (34-32, 25-16, 25-23) pada partai final yang berlangsung di India, Minggu (28/6/2026).

"Alhamdulillah, serasa mimpi. Banyak orang yang meragukan tim ini, tetapi teman-teman menjawabnya dengan prestasi yang luar biasa, bahkan melampaui target federasi," ujar Asisten pelatih timnas voli putra Indonesia, Nur Widayanto, melansir laman resmi Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI, Senin (29/6/2026).

Pada laga final, pelatih Reidel Toiran melakukan sejumlah perubahan dalam susunan pemain. Rama Fazza dipercaya menggantikan Fauzan Nibras, sementara Putra Hidayatullah mengisi posisi Ahmad Gumilar. Adapun Alfin Daniel, Boy Arnez Arabi, Hendra Kurniawan, dan Farhan Halim tetap menjadi pilihan utama sejak awal pertandingan.

Indonesia sempat menghadapi tekanan pada set pertama. Servis-servis keras Korea Selatan membuat pola serangan tim Merah Putih tidak berkembang sehingga pertandingan berlangsung ketat hingga deuce. Meski demikian, Indonesia mampu keluar dari tekanan dan mengamankan set pembuka dengan skor 34-32.

"Pada set pertama kami sempat dikagetkan oleh servis pemain Korea yang menyulitkan. Akibatnya serangan kami tidak maksimal dan mudah dibendung blok mereka," kata Nur.

Memasuki set kedua, permainan Indonesia berubah drastis. Servis agresif Boy Arnez Arabi dan Farhan Halim berhasil menekan pertahanan Korea Selatan sehingga tim Merah Putih mendominasi jalannya pertandingan dan menang meyakinkan 25-16.

Nur menjelaskan, tekanan melalui servis menjadi kunci keberhasilan Indonesia membalikkan keadaan.

"Mulai set kedua dan seterusnya, banyak servis dari pemain kita yang menyulitkan lawan, terutama dari Boy Arnez dan Farhan Halim. Dari situ blocker kita bisa menghasilkan poin, sementara pemain belakang mendapat bola-bola bertahan yang kemudian menjadi counter attack," tuturnya.

Korea Selatan kembali memberikan perlawanan sengit pada set ketiga. Namun, Indonesia mampu menjaga konsistensi permainan hingga menutup pertandingan dengan kemenangan 25-23 sekaligus memastikan gelar juara AVC Men’s Cup 2026.

Nur juga memberikan apresiasi terhadap keputusan pelatih Reidel Toiran yang dinilainya jeli membaca jalannya pertandingan, terutama saat memasukkan Rama Fazza menggantikan Fauzan Nibras yang tampil di bawah performa terbaiknya.

"Yang tidak kalah penting adalah strategi Coach Toiran yang brilian. Beliau memasukkan Rama Fazza menggantikan Nibras yang underperform hari ini. Alhamdulillah Rama mampu menghasilkan banyak poin melalui serangan maupun servis. Pergantian itu benar-benar sukses," katanya.

Editor: Santi

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.