PALANGKA RAYA (Lentera) -Kelangkaan minyak goreng merk Minyakita mulai banyak dikeluhkan masyarakat di beberapa wilayah Kota Palangka Raya, sehingga mendapat perhatian dari kalangan DPRD.
Wakil Ketua I Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Hap Baperdu, meminta Pemkot dan instansi terkait agar segera melakukan pengawasan terhadap distribusi Minyakita untuk memastikan ketersediaan pasokan tetap terjaga dan harganya tetap terjangkau oleh masyarakat.
"Kami akan menindaklanjuti keluhan masyarakat tentang kesulitan mendapatkan Minyakita, dengan harga jual yang juga naik," papar Hap, Rabu (10/6/2026).
Kelangkaan komoditas kebutuhan pokok minyak goreng subsidi tidak boleh dibiarkan berlarut-larut, karena hal ini berdampak secara langsung terhadap pengeluaran rumah tangga masyarakat.
Hap menyarankan agar dilakukan pemeriksaan menyeluruh untuk mengetahui penyebab kelangkaan, apakah berasal dari distribusi, pasokan, maupun faktor lainnya.
Jika akar persoalan diketahui, maka pemerintah akan dapat mengambil langkah tepat untuk mengatasinya.
"Ini harus menjadi perhatian bersama, karena kebutuhan pokok masyarakat harus tersedia dengan harga yang terjangkau," ucapnya.
Ia juga meminta kepada dinas terkait agar melakukan pemantauan secara rutin di pasar guna memastikan distribusi Minyakita berjalan sesuai aturan dan tepat sasaran.
Melalui langkah tersebut, Hap berharap pasokan Minyakita bisa kembali normal, sehingga masyarakat bisa kembali mendapatkan minyak goreng bersubsidi dengan mudah dan harga yang sesuai ketentuan.
Reporter: Novita|Editor: Arifin BH




.jpg)
