Kenalkan AI Sejak Dini, Diskominfo Kota Malang Siapkan Silabus untuk Pelajar Sekolah Rakyat
MALANG (Lentera) - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Malang sedang menyiapkan silabus pembelajaran kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dasar, bagi siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 16 Kota Malang.
"Saat ini sedang dalam proses pembahasan untuk silabus materi pembelajaran tentang AI, pemanfaatan media sosial, serta teknologi informasi dan komunikasi. Kami sudah berkomunikasi dengan pihak sekolah," ujar Kepala Diskominfo Kota Malang, Muhammad Nur Widianto, Sabtu (24/1/2026).
Menurutnya, penyusunan silabus tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Malang dalam menguatkan literasi digital sejak dini, khususnya bagi peserta didik Sekolah Rakyat yang memiliki latar belakang sosial dan kemampuan awal yang beragam.
Pria yang akrab dengan sapaan Wiwid, ini menjelaskan inisiasi penyusunan silabus tersebut bertujuan untuk mengakrabkan pelajar Sekolah Rakyat dengan perkembangan teknologi. Sekaligus membangun pola pikir kritis dan kebijaksanaan dalam memanfaatkan teknologi digital.
Ia menilai, pemahaman teknologi sejak dini menjadi faktor penting dalam membentengi pelajar dari berbagai dampak negatif dunia maya.
"Kalau anak-anak sudah memiliki pemahaman sejak awal, itu bisa mencegah mereka terpapar hal-hal negatif seperti hoaks, pornografi, judi daring, hingga perundungan di media sosial," ujarnya.
Wiwid menambahkan, usia pelajar SRMP berada pada fase yang krusial dalam pembentukan karakter dan cara berpikir, sehingga pendekatan edukatif terkait teknologi harus dilakukan secara terarah dan bertanggung jawab.
Tak hanya menyiapkan silabus, Wiwid juga menyatakan kesiapan untuk menerjunkan tim internal guna membantu proses penyampaian materi pembelajaran di sekolah.
Pendekatan pembelajaran, lanjutnya, akan disesuaikan dengan karakter peserta didik agar materi tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga aplikatif dan mudah dipahami.
"Harapannya tidak hanya sekali diterapkan, tetapi bisa dilakukan secara periodik dan berkelanjutan," katanya.
Sementara itu, Kepala SRMP 16 Kota Malang, Rida Afrilyasanti, menyambut positif rencana penyusunan silabus dari Diskominfo Kota Malang. Menurutnya, program tersebut akan sangat membantu sekolah dalam meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap perkembangan teknologi.
"Anak-anak kami latar belakangnya berbeda-beda. Ada yang sudah sedikit mengenal teknologi, tapi ada juga yang benar-benar belum," ujar Rida.
Dijelaskannya, gambaran awal implementasi silabus nantinya akan disesuaikan dengan capaian pembelajaran mata pelajaran teknologi informasi dan komunikasi serta coding yang saat ini dijadwalkan dua jam pelajaran setiap pekan.
Pihak sekolah, lanjut Rida, saat ini masih menunggu penyelesaian penyusunan silabus dari Diskominfo Kota Malang sebelum diterapkan dalam proses belajar mengajar.
Reporter: Santi Wahyu/Editor: Ais




.jpg)
