23 January 2026

Get In Touch

Pemkot Surabaya Terima 200 Becak Listrik Bantuan Presiden Prabowo

Bantuan becak listrik untuk warga Surabaya.
Bantuan becak listrik untuk warga Surabaya.

SURABAYA (Lentera)– Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menerima bantuan 200 unit becak listrik dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN). 

Bantuan diserahkan langsung oleh Ketua Umum Yayasan GSN, Letjen (Purn) Dr. Teguh Arief Indratmoko kepada Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi di Halaman Balai Kota Surabaya, Kamis (22/1/2026).

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas perhatian Presiden Prabowo kepada warga Surabaya, khususnya para pengemudi becak. Menurutnya, bantuan becak listrik ini sejalan dengan komitmen Pemkot Surabaya dalam membangun sumber daya manusia (SDM) dan menekan angka kemiskinan.

“Alhamdulillah, hari ini 200 becak listrik bantuan dari Bapak Presiden Prabowo Subianto telah diserahkan. Ini sangat membantu warga kami, terutama dalam upaya meningkatkan kesejahteraan dan menurunkan angka kemiskinan di Surabaya,” kata Eri.

Ke depan, Pemkot Surabaya berencana memfokuskan operasional becak listrik tersebut sebagai becak wisata. Penempatannya akan diarahkan ke kawasan Kota Lama Surabaya dan sejumlah destinasi wisata sejarah lainnya, seperti Jalan Tunjungan, kawasan Peneleh, dan titik wisata heritage lainnya.

“Kita akan atur rutenya. Becak listrik ini tidak diperbolehkan melintas di jalan protokol, tetapi dimaksimalkan di kawasan wisata. Pengemudinya juga akan diberikan seragam atau rompi agar lebih rapi dan profesional,” jelas Eri.

Ia menambahkan, keberadaan becak listrik di kawasan wisata diharapkan dapat memberikan pengalaman berwisata yang nyaman, bebas polusi, sekaligus meningkatkan pendapatan para pengemudi becak.

Eri juga menegaskan kepada para penerima manfaat agar menjaga dan merawat becak listrik tersebut dengan baik. Ia mengingatkan agar bantuan ini tidak diperjualbelikan dan benar-benar dimanfaatkan untuk meningkatkan ekonomi keluarga.

“Bantuan ini harus dirawat, tidak boleh dijual, dan tidak digunakan untuk hal-hal negatif. Gunakan sebaik-baiknya untuk menyejahterakan keluarga,” tegasnya.

Terkait fasilitas pengisian daya, Eri menyampaikan Pemkot Surabaya melalui Dinas Perhubungan (Dishub) akan bekerja sama dengan Perusahaan Listrik Negara (PLN) untuk menyediakan titik-titik pengisian daya khusus di pangkalan becak wisata.

“Nanti kami akan bekerja sama dengan PLN dan memetakan lokasi-lokasi strategis untuk pemasangan charging station,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Umum Yayasan GSN, Letjen (Purn) Dr. Teguh Arief Indratmoko, menuturkan, program becak listrik ini merupakan bentuk kepedulian Presiden Prabowo terhadap pengemudi becak lansia yang selama ini masih harus mengayuh becak secara manual.

“Bantuan ini murni dari kantong pribadi Bapak Prabowo Subianto, bukan dari APBN maupun dana negara. Beliau ingin memuliakan para pengemudi becak agar tidak lagi kepanasan dan kelelahan di usia senja,” tutur Teguh.

Secara teknis, becak listrik tersebut memiliki kecepatan maksimal 15 kilometer per jam demi keselamatan, mampu menempuh jarak hingga 40 kilometer dalam satu kali pengisian daya, ramah lingkungan tanpa emisi karbon, serta beroperasi tanpa suara bising.

“Becak ini diberikan secara gratis, dan jika terjadi kerusakan, Yayasan GSN telah bekerja sama dengan bengkel Viar untuk perawatan dan perbaikannya,” tambahnya.

Teguh juga mengungkapkan, Surabaya menjadi salah satu kota prioritas dalam program nasional becak listrik. Presiden Prabowo menargetkan pengadaan sebanyak 80.000 unit becak listrik hingga tahun 2027.

Dalam kesempatan yang sama, salah satu penerima bantuan, Yasak, warga Rungkut Tengah, mengaku terharu saat menerima becak listrik tersebut. Pria yang telah menjadi pengemudi becak sejak tahun 1970-an ini merasa sangat terbantu dengan hadirnya teknologi listrik.

“Saya sudah narik becak sejak tahun 70-an, baru kali ini dapat bantuan seperti ini. Terima kasih Pak Prabowo, sekarang saya tidak perlu capek mengayuh becak lagi,” ungkapnya.

 

Reporter: Amanah/Editor: Ais

 

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.