04 April 2025

Get In Touch

Pemerintah Anggarkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis Rp 4,7 Triliun untuk 60 Juta Orang

Ilustrasi warga mendapatkan pemeriksaan kesehatan gratis kereta Rail Clinic di Stasiun Karangsari, Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (28/8/2024) (foto:ist/dok Ant)
Ilustrasi warga mendapatkan pemeriksaan kesehatan gratis kereta Rail Clinic di Stasiun Karangsari, Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (28/8/2024) (foto:ist/dok Ant)

BOGOR (Lenteratoday) - Pemerintahan dibawah Presiden Prabowo Subianto mengalokasikan anggaran Rp 4,7 triliun, untuk Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi 60 juta orang di Indonesia mulai tahun ini.

Hal itu disampaikan Juru Bicara Kantor Komunikasi Kepresidenan, Dedek Prayudi dalam keterangannya di Bogor, Jawa Barat.

"Cara pandang Presiden terhadap kesehatan bukan hanya mengobati orang sakit. Upaya promotif, preventif, itu jauh lebih penting dibandingkan kuratif," katanya mengutip Antara, Jumat(3/1/2025).

Ia mengatakan Presiden Prabowo menekankan pentingnya pencegahan penyakit dan skrining kesehatan gratis, untuk mengurangi kematian akibat penyakit kardiovaskuler dan penyakit tidak menular lainnya.

"Program tersebut diperuntukkan bagi kebutuhan skrining kesehatan, cek kesehatan gratis untuk semua anggota masyarakat di semua siklus hidup," kata Dedek.

Menurut data Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) 2023, penyebab kematian tertinggi di Indonesia adalah penyakit tidak menular, di Indonesia angka kematian akibat penyakit jantung atau kardiovaskular mencapai lebih dari 600 ribu jiwa per tahun.

"Hampir setara dengan populasi satu Kota Cimahi di Jawa Barat. Pemerintahan Prabowo-Gibran menilai hal ini sangat mendesak diberikan atensi khusus," ungkapnya.

Penderita hipertensi, kolesterol atau bahkan serangan jantung dapat ditekan bahkan diselamatkan kalau masyarakat rutin melakukan cek kesehatan.

Dikatakan Dedek program skrining kesehatan akan digelar secara bertahap mulai tahun 2025, dengan menargetkan 60 juta orang. Selama lima tahun ke depan, diharapkan 200 juta warga negara dapat terlayani program tersebut.

Dedek juga menjelaskan bahwa Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis ini tidak hanya meliputi penyakit kardiovaskuler, melainkan berbagai penyakit lain yang dikelompokkan berdasarkan kategori anak, dewasa, dan lansia.

Editor: Arief Sukaputra

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.