07 April 2025

Get In Touch

Jamaah Haji Indonesia Bisa Masuk Raudah dengan Tasreh Meski Tak Daftar Nusuk

Jamaah Haji Indonesia Bisa Masuk Raudah dengan Tasreh Meski Tak Daftar Nusuk

JAKARTA (Lenteratoday)-Raudah menjadi salah satu lokasi jujugan jamaah saat beribadah di Masjid Nabawi, Madinah. Namun untuk masuk ke Raudah tidak bisa sembarangan.

Jamaah harus terlebih dahulu mendaftar ke aplikasi Nusuk milik pemerintah Arab Saudi untuk mendapatkan jadwal kunjungan ke 'taman surga', tempat mustajab untuk berdoa ini.

Namun, kini jamaah haji Indonesia tidak perlu lagi daftar Nusuk, cukup dengan menggunakan tasreh jamaah sudah bisa masuk ke Raudah.

Tasreh adalah surat izin yang dikeluarkan oleh pemerintah Arab Saudi untuk jemaah haji yang ingin mengunjungi Raudah. Surat tersebut diberikan setelah petugas Bimbingan Ibadah memprosesnya di Kantor Daerah Kerja Madinah.

“Jamaah haji Indonesia tidak usah resah karena masuk ke Raudah itu difasilitasi oleh pemerintah melalui penerbitan surat tasreh. Jemaah tidak harus mengisi dan mendaftar melalui aplikasi Nusuk secara pribadi,” kata Kepala Seksi (Kasi) Bimbingan Ibadah pada Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Daerah Kerja (Daker) Madinah Efrilen Hafizh, Senin (13/5/2024).

Diberikan Secara Kolektif

Hafizh mengatakan, fasilitas untuk masuk ke Raudah akan diberikan secara kolektif kepada jemaah. “Di setiap kloter itu akan diterbitkan dua tasreh. Pertama, tasreh khusus untuk perempuan. Kedua, tasreh khusus untuk laki-laki,” jelasnya.

Ditambahkan Hafizh, pelaksanaan kunjungan ke Raudah akan dilakukan paling cepat 3 hari setelah jemaah berada di Kota Madinah.

“Setelah diterbitkan, tasreh akan diteruskan ke Kepala Sektor Khusus Nabawi. Jadwal masuk Raudah akan diinformasikan kepada petugas kloter melalui petugas sektor sehingga jemaah tinggal datang pada jadwal yang sudah ditentukan,” papar Hafizh.

Kepala Daker Madinah telah bernegosiasi dengan pihak keamanan sektor Masjid Nabawi untuk memberikan dispensasi kepada petugas Sektor Khusus Nabawi agar dapat melakukan pendampingan terhadap jamaah haji yang masuk ke Raudah.

“Penerbitan tasreh ini dilakukan oleh Kantor Daker Madinah dan diberikan validasi berupa stempel untuk menghindari duplikasi dan menunjukkan bahwa tasrehnya asli,“ katanya.

Hafizh mengungkapkan layanan pemberian tasreh ini merupakan salah satu bentuk kehadiran negara dalam memberikan pelayanan terbaik kepada jamaah Haji.

Jamaah haji Indonesia mulai tiba di Madinah sejak 12 Mei 2024. Proses kedatangan ini akan terus berlanjut hingga 23 Mei 2024.

Raudah adalah area di dalam Masjid Nabawi yang letaknya berada di antara makam Rasulullah SAW sampai mimbar. Raudah juga tempat Rasulullah SAW memimpin salat, menerima wahyu, dan beribadah.

Reporter:dya,rls/Editor: widyawati

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.