07 April 2025

Get In Touch

PPIH Embarkasi Surabaya Sita Rokok hingga Alat Cukur Milik Jamaah

Barang bawaan jamaah calon haji yang diamankan PPHI Embarkasi Surabaya.
Barang bawaan jamaah calon haji yang diamankan PPHI Embarkasi Surabaya.

SURABAYA (Lenteratoday)- Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya menyita sejumlah barang bawaan milik Jamaah Calon Haji (JCH) yang tidak sesuai peraturan.

Sekretaris PPIH Embarkasi Surabaya, Abdul Haris mengatakan, dalam proses pemeriksaan tas tenteng sebelum memasuki bus yang mengantarkan ke bandara, masih ditemukan sejumlah barang-barang yang terpaksa harus diamankan petugas.

Barang-barang tersebut di antaranya cairan lebih dari 100 ml seperti sampo, madu, atau minuman.
Lalu ada benda-benda tajam seperti silet, gunting, alat cukur, dan pisau. 

“Benda tajam menurut aturan keamanan penerbangan harus ditempatkan di tas koper bagasi. Jika disimpan dalam tas tenteng otomatis akan diamankan petugas pemeriksa,” ucapnya, Selasa (14/5/2024).

Selain itu, ada pula jamaah yang membawa tas tambahan berisi aneka makanan ringan dan lauk kering. Abdul juga mengungkapkan, bahwa di dalam koper bagasi jemaah masih ditemukan powerbank yang menurut aturan keamanan penerbangan powerbank harus disimpan di tas tenteng dan kapasitasnya tidak melebihi 20.000 maH. 

Pihaknya juga masih menemukan tas jemaah yang membawa rokok melebihi kuota yang diperbolehkan yakni maksimal 2 slop.

Menurut Abdul, barang bawaan tersebut sebenarnya tidak dilarang asal dikemas sesuai ketentuan.

Ia menjelaskan, jika masing-masing jemaah calon haji hanya diperkenankan membawa tas yang telah ditentukan. Yakni 1 koper besar berlogo SV yang disimpan di bagasi dengan berat maksimal 32 kg, 1 tas tenteng berlogo SV dengan berat maksimal 7 kg, dan 1 tas paspor berlogo SV.

"Jika membawa tas tambahan di luar ketentuan tersebut, tentu akan diamankan petugas,” tukasnya.

Reporter: Amanah/Editor: Widyawati

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.