
BATU (Lenteratoday) – Semakin serius untuk tingkatkan pelayanan dan kinerjanya, Pemerintah Kota (Pemkot) Batu lakukan penandatanganan komitmen dan penerapan replikasi inovasi pelayanan publik, Survei Kepuasan Masyarakat Elektronik Jawa Timur (SuKMa-e Jatim).
Penandatanganan tersebut dilakukan oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai, dengan Kepala Biro Organisasi Sekretariat Daerah (Setda) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim, Ramliyanto, di Ruang Rapat Utama Balaikota Among Tani, Rabu (15/2/2023).
“Reformasi birokrasi butuh proses dan tidak bisa langsung “kun fayakun”. Untuk mewujudkannya harus dimulai dari sesuatu yang kecil, kemudian identifikasi kebutuhan masyarakat serta mencari solusi konkret,” ujar Kepala Biro Organisasi Setda Pemprov Jatim, Ramliyanto, dalam sambutannya pada acara tersebut, Rabu (15/2/2023).
Sementara itu, Pj Wali Kota Batu, menyampaikan bahwa potensi Kota Batu luar biasa terkhusus pada Sumber Daya Manusia (SDM)nya. Namun, Aries mengaku untuk mengoptimalkan hal tersebut, pihaknya perlu meramu dan berkolaborasi agar dapat melakukan reformasi birokrasi sesuai yang diharapkan.
“Dengan penandatanganan Perjanjian Kinerja dan Pakta Integritas 2023 SKPD Kota Batu ini, mari kita membuka lembaran baru untuk melangkah kedepan. Tim Biro organisasi Setda Jatim ingin membantu kita melakukan perubahan, dengan komitmen bersama tidak ada yang tidak mungkin. Mari membuka diri, merubah kekurangan kita menjadi kelebihan,” ungkap Aries ditemui pada kesempatan yang sama.
Sebelumnya, perlu diketahui bahwa SukMa-e Jatim merupakan salah satu inovasi Biro Organisasi Sekda Provinsi Jatim, untuk mengukur tingkat kepuasan masyarakat sebagai pengguna layanan dengan meningkatkan kualitas penyelenggaraan pelayanan publik di Jawa Timur.
Lebih lanjut, hal tersebut juga sebagai upaya pemerintah untuk mewujudkan penyelenggaraan pelayanan publik yang baik dan berkualitas di tingkat pusat maupun daerah.
Selain itu, survey kepuasan masyarakat juga dapat diakses secara mudah dan praktis, hanya dengan menggunakan barcode dan hasil yang didapat juga akuntabel dan laporan yang dihasilkan bersifat real time.(*)
Reporter: Santi Wahyu/Editor: widyawati