06 April 2025

Get In Touch

Duh! Berlebihan Konsumsi Buah & Sayur Picu Obesitas

Duh! Berlebihan Konsumsi Buah & Sayur Picu Obesitas

Kendati buah-buahandan sayur-sayuran dianggap sebagai makanan sehat, tapi hasil sebuah penelitianmenunjukkan bahwa makanan tersebut berpotensi membahayakan kita jika dikonsumsisecara berlebihan. Lho!

Obesitas adalah kondisi kronis akibat penumpukan lemak dalamtubuh yang sangat tinggi. Obesitas terjadi karena asupan kalori yang lebihbanyak dibanding aktivitas membakar kalori, sehingga kalori yang berlebihmenumpuk dalam bentuk lemak. Apabila kondisi tersebut terjadi dalam waktu yanglama, maka akan menambah berat badan hingga mengalami obesitas.

Mengejutkannya, buah dan sayur dalam penelitian terbaru jugadituding menjadi pemicu obesitas. “Meski buah-buahan bernutrisi, terlalu banyakmengonsumsi makanan sehat itu bahkan dapat menyebabkan kenaikan berat badan.Kuncinya adalah tetap mengontrol asupan makanan yang kamu konsumsi,” ujarBrooke Schantz, seorang pakar ahli diet dari Loyola University Medical Center,sebagaimana dilansir The Asian Age, Kamis (5/9).

Menurut Schantz, mengonsumsi makanan sehat secara berlebihanakan berpengaruh buruk terhadap kesehatan, begitu juga dengan makanan junk foodatau makanan bergizi rendah. Pada dasarnya, berat badan manusia berfluktuasipada sebuah konsep dasar, yakni energi masuk berbanding dengan energi yangdikeluarkan.

Artinya, jika asupan kalori total seseorang lebih tinggiketimbang energi yang dibakar dalam sehari, maka berat badan orang tersebutakan bertambah, begitupun sebaliknya.

 “Banyak pasien sayamengatakan bahwa mereka tidak bisa menurunkan berat badan. Mereka mengaku telahmengonsumsi buah sepanjang hari untuk menurunkan berat badan. Mereka terkejut,tatkala saya menyarankan agar mereka tetap menjaga jumlah asupan makanan yangdikonsumsi, sekalipun itu makanan sehat,” ujar Schantz.

Kendati begitu, menurut Schantz, ada satu makanan yang sulituntuk dimakan secara berlebihan dan juga baik untuk diet, yakni sayurannon-tepung. Sebab, sayuran tersebut banyak mengandung mineral dan serat, sertamengenyangkan.

Namun, ia juga menyarankan agar kita mengonsumsi sayurannon-tepung ini tanpa disertai kalori yang tidak perlu, seperti saus, keju, danmentega. Adapun sayuran yang mesti dibatasi untuk dikonsumsi adalah sayuranyang tinggi tepung, seperti kacang polong, jagung, dan kentang.

Selain buah dan sayur, makanan yang diberi label bebas lemakatau rendah lemak juga harus diperhatikan. “Orang cenderung memberi dirinyakebebasan untuk mengonsumsi makanan ‘sehat’ secara berlebihan. Kamu juga patutmemerhatikan jumlah asupan makanan dan minuman yang diberi label rendah lemakatau bebas lemak. Karena makanan yang diklaim sehat itu mungkin tinggi gula dankalori,” ujar Schantz.(dtc,ins)

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.