
Banyak minum memang menjadi anjuran untuk menjalani hidup sehat. Tapi,kalau berlebihan mengonsumsi diet soda, malah kematian dini lah yangmembayangi.
Dalam upaya untuk hidup lebih lama dan lebih sehat, orangtidak hanya melihat apa yang harus dikonsumsi, tetapi juga apa yang harusditinggalkan. Ada banyak bukti bahwa gula yang berlebihan harus dihindariapalagi minuman manis, baik yang menggunakan gula atau pemanis buatan.
Sebuah penelitian baru-baru ini menunjukkan minum soda, baikitu yang mengandung gula atau diet soda, dapat meningkatkan risiko kematiandini.
Studi yang dilakukan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO)menganalisis data lebih dari 450 ribu orang dewasa di 10 negara Eropa denganpeserta berusia rata-rata 50 tahun dan yang memiliki kondisi kesehatan sepertikanker, penyakit jantung atau diabetes pada tidak dimasukkan dalam analisis.
Peserta bergabung dengan penelitian pada tahun 1992 dan 2000kemudian ditindaklanjuti selama 16 tahun dan selama waktu itu, lebih dari 41ribu kematian dicatatkan. Selama penelitian, peserta diberi sejumlah pertanyaantentang aspek gaya hidup mereka seperti olahraga, merokok dan berat badan sertadiet dan gizi - termasuk konsumsi rata-rata minuman bersoda, buah dan minumanenergi.
Mereka menyimpulkan bahwa terjadi kenaikan angka kematian diantara orang-orang yang minum dua atau lebih minuman ringan sehari, termasukdiet soda, tidak peduli bagaimana mereka dipermanis.
Studi yang dipublikasikan dalam JAMA Internal Medicine, jugamenemukan bahwa orang yang minum lebih dari dua kaleng soda sehari memilikitingkat kematian yang lebih tinggi karena mengalami penyakit pencernaan.
"Studi ini menemukan bahwa konsumsi total, minumanringan yang dimaniskan dengan gula atau pemanis buatan, terkait dengan semuapenyebab kematian dalam kelompok besar Eropa ini. Hasilnya mendukung kampanyekesehatan masyarakat yang bertujuan membatasi konsumsi minuman ringan," katapenulis, dikutip dari Healthline.
Peneliti menjelaskan walaupunpenelitian ini tidak membuktikan bahwa minuman ringan adalah satu-satunyapenyebab meningkatnya risiko kematian dini, studi ini mendukung upayapemerintah untuk mengurangi konsumsi soda dengan cara meningkatkan pajak gula.
"Hasil kami memberikan dukungan lebih lanjut untukmembatasi konsumsi minuman manis dan menggantikannya dengan minuman sehatlainnya, lebih disukai air," kata Dr. Neil Murphy, rekan penulispenelitian dari Badan Internasional untuk Penelitian Kanker, bagian dari WHO.(dtc,ins)