06 April 2025

Get In Touch

Ratusan Seniman Reog Unjuk Rasa Depan Kantor Pemkab Ponorogo

Ratusan seniman Reog Ponorogo gelar aksi unjuk rasa.
Ratusan seniman Reog Ponorogo gelar aksi unjuk rasa.

PONOROGO (Lenteratoday) – Kesenian Reog tidak hanya bagian warisan budaya Ponorogo, namun  juga kebanggaan bangsa Indonesia. Hal ini diwujudkan dengan penampilan ratusan seniman Reog Ponorogo dengan menggelar aksi unjuk rasa di depan komplek Kantor Pemkab Ponorogo, Jalan Alun-alun Utara, Kamis (7/4/2022) malam.

Selain sebagai aksi protes terhadap langkah Malaysia yang akan mencatatkan Reog sebagai kebudayaan negaranya ke United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO), ini juga sebagai bentuk aksi performa kepada dunia bahwa Reog adalah milik Indonesia.

Upaya Malaysia melakukan klaim atas Reog memang membuat para seniman berang. Terlebih lagi klaim Malaysia atas kesenian Reog ini bukanlah yang kali pertama.

Koordinator aksi, Hadi Purnomo meminta kepada Presiden RI Joko Widodo agar mengambil langkah cepat untuk menjaga eksistensi Reog Ponorogo di mata dunia Internasional.

Hadi meminta Jokowi mengintruksikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) untuk segera menyelesaikan proses pendaftaran Reog sebagai warisan budaya tak benda ke UNESCO.

"Kepada Pak Nadiem Makarim yang bertanggungjawab, untuk segera mendaftarkan Reog Ponorogo sebagai warisan budaya takbenda ke Unesco. Jangan sampai keduluan Malaysia," terang Hadi.

Menurutnya, pendaftaran Reog ke Unesco bersifat urgensi. Dia meminta Pemerintah Pusat untuk mendahulukan Reog untuk didaftarkan ke organisasi milik PBB itu.

"Saya rasa kalau sampai keduluan Malaysia, masyarakat Ponorogo bahkan masyarakat Indonesia akan menyesal. Untuk itu, ini waktu yang tepat untuk mendaftarkan Reog ke Unesco," pungkasnya.

Pemkab Ponorogo sendiri sudah mengusulkan dan mendaftarkan Kesenian Reog ke Unesco melalui pemerintah pusat, namun begitu Reog masih harus bersaing dengan nominator lain untuk diusulkan oleh pemerintah Indonesia ke UNESCO.

Jika nantinya Reog telah terdaftar menjadi warisan budaya takbenda, maka hak paten Reog milik Kabupaten Ponorogo, dan milik Indonesia tetap terjaga.

Editor : Endang Pergiwati

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.