07 April 2025

Get In Touch

Messi Menatap Masa Lampau

Penyerang Paris Saint-Germain, Lionel Messi mengikuti sesi latihan di fasilitas latihan klub di Camp des Loges, Saint-Germain, Paris, Senin (14/2/2022). PSG akan menjamu Real Madrid dalam pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions Eropa, Rabu (
Penyerang Paris Saint-Germain, Lionel Messi mengikuti sesi latihan di fasilitas latihan klub di Camp des Loges, Saint-Germain, Paris, Senin (14/2/2022). PSG akan menjamu Real Madrid dalam pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions Eropa, Rabu (

JAKARTA (Lenteratoday) -Lionel Messi seakan kembali ke masa lalu ketika PSG berjumpa Real Madrid di Liga Champions Eropa. Laga melawan Real bisa menjadi pijakan Messi untuk mengembalikan ketajamannya setelah tak lagi membela Barcelona.

Lionel Messi seperti kembali menatap masa lampau saat hasil undian babak 16 besar Liga Champions Eropa mempertemukan Paris Saint-Germain dengan Real Madrid.

Laga melawan Real mengingatkan semua orang tentang kebesaran Messi pada masa lalu. PSG berharap tuah Messi tersebut bisa diandalkan saat kedua tim bertemu pada leg pertama di Stadion Parc des Princes, Paris, Rabu (16/2/2022) dini hari WIB.

Laga tersebut menjadi kali pertama Messi bertemu Real sejak hengkang dari Barcelona di awal musim ini. Selama membela Barca, Messi kerap menjadi momok menakutkan bagi Real.

Dari 45 kali pertemuan dengan Real di semua kompetisi, pemain berjuluk ”Si Kutu” itu telah mencetak 26 gol. Ia membawa Barca memenangi 19 laga melawan Real, 11 kali imbang, dan 15 kali kalah.

Bersama Barca Messi meraih berbagai kesuksesan, termasukdi Liga Champions. Selama 17 tahun menjadi bagian dari "Blaugrana", Messi telah memenangi empat gelar Liga Champpions.

Kesuksesan messi di kancah Eropa tersebut juga menjadi salah satu pertimbangan PSG untuk merekrutnya. PSG sangat berhasrat untuk memboyong trofi Liga Champions pertama mereka. Musim ini menjadi momentum tepat untuk itu, mengingat kekuatan skuad yang mereka miliki saat in.

Selain Messi, "Les Parisiens" juga dierkuat mega bintang asal Brasil, Neymar, dan striker incaran Real, Kylian Mbappe.

Akan tetapi, kehebatan Messi bersama Barca seakan hilang ditelan bumi saat dirinya memilih menyeberang ke PSG. Ketajaman Messi kini hanya tinggal sisa-sisa. Performa Messi bersama PSG musim ini belum menjanjikan. Sejak bergabung di awal musim, Messi lebih banyak berkutat dengan cedera dan sempat cukup lama absen karena tertular Covid-19.

Belum optimalnya performa Messi juga terlihat di pertandingan terakhir PSG melawan Rennes pekan lalu. Mengutip Kompas, Selasa (15/2/2022), Messi tampil kurang maksimal meski mampu mencatatkan satu asis. Dia lebih banyak kehilangan bola daripada biasanya.

Messi sejauh ini telah mencatatkan 20 penampilan bersama PSG di semua kompetisi dan mencetakmtujuh gol. Walau keran golnya agak tersendat, ketajaman Messi lebih terasa di Liga Champions karena lima dari tujuh gol tersebut ia cetak di kompetisi ini.

Laga melawan Real bisa menjadi pijakan Messi untuk menemukan kembali ketajamannya yang telah lama hilang. Namun, upaya itu menjadi berat mengingat sejarah PSG yang lebih inferior dari Real.

Catatan pertemuan kedua tim menunjukkan Real masih lebih dominan atas PSG di Liga Champions. Dalam tujuh pertemuan terakhir, Real memenangi tiga laga. Dua laga berakhir imbang, dan satu laga dimenangi PSG (*)

Editor: Arifin BH

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.