07 April 2025

Get In Touch

Kasus Omicron Meningkat, Wali Kota Surabaya Minta Masyarakat Taat Prokes

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi.
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi.

SURABAYA (Lenteratoday) - Kasus omicron di Surabaya mencapai 486. Untuk itu Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, meminta pada masyarakat supaya untuk tetap menerapkan protokol kesehatan. Dengan demikian diharapkan tidak akan terjadi lonjakan kasus di Surabaya.

Dia juga mengatakan bahwa pasien yang dirawat di rumah sakit mencapai 20 persen dari total kasus. “Kalau ini sudah lebih dari 20 persen, maka kita akan jadi level 2. Kami titip betul kepada warga Surabaya, jangan pernah jumawa. Jangan pernah kita ini merasa sehat, tolong jaga prokesnya," kata Eri, Rabu (2/2/2022).

Dia menandaskan, kasus omicorn ini rata OTG. Untuk itu dia meminta pada masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan. "Tidak ada yang sakit, tidak ada yang meninggal, sehingga kadang kita tidak takut,” kata Eri, di depan ruang kerja lantai 2 balai kota.

Eri menekankan kepada warga Surabaya harus sadar betul untuk menerapkan prokes, salah satunya adalah dengan tetap memakai masker. Sebab, bisa jadi ada yang terpapar omicron namun tidak merasa. Sehingga dia akan menularkan ke orang lain.

"Lantas bagaimana kasusnya orang lain, ekonomi berhenti, orang jualan gak bisa. Apakah itu yang diingankan warga Surabaya? Apakah kita ini berbuat kepada diri sendiri yang akhirnya menyakiti orang lain, berarti kita mendzolimi orang lain," katanya.

“Maka itu saya minta tolong pada warga Surabaya nyuwun tolong sanget njenengan damel masker (minta tolong sangat, kalian memakai masker), prokes. Karena inilah yang menjaga kita dari penularan Covid-19 (Omicron) ini. Jadi tidak ada lagi namanya jumawa,” sambungnya. (*)

Reporter: Ryan R R

Editor : Lutfiyu Handi

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.