05 April 2025

Get In Touch

Upaya Pulihkan Ekonomi, Pemkot-Pemkab Kediri Selenggarakan Kelud UpHill Challenge 2021

Walikota Abu Bakar (batik) dan Bupati Hanindhito Himawan Permana, dua kepala daerah bertetangga sepakat menggelar even bersama sepeda nasional Kelud UpHill Challenge (KUC, Sabtu, (13/11/21)
Walikota Abu Bakar (batik) dan Bupati Hanindhito Himawan Permana, dua kepala daerah bertetangga sepakat menggelar even bersama sepeda nasional Kelud UpHill Challenge (KUC, Sabtu, (13/11/21)

KEDIRI (Lenteratoday) - Pemkot dan Pemkab Kediri  bersinergi menyelenggarakan event sepeda nasional Kelud UpHill Challenge (KUC). Event ini akan dilaksanakan Sabtu (13/11/2021). Dipastikan sekitar 291 pesepeda nasional ikut ambil bagian. KUC mengambil start di Lapangan Gajah Mada, Kota Kediri dan akan finish di Pos 2, kawasan wisata Gunung Kelud, Kabupaten Kediri, Jawa Timur.

Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar, menaruh harapan besar terhadap penyelenggaraan event sepeda nasional ini. Mengingat pandemi Covid-19 telah membuat ekonomi Kota Kediri terkontraksi begitu dalam.

“Ini adalah upaya kami agar ekonomi pulih kembali melalui event pariwisata bersepeda, semoga juga berdampak pada Kabupaten Kediri yang menjadi lokasi titik finish para peserta," ucapnya.

Wali kota menyebut, para peserta akan menginap di hotel-hotel di Kota Kediri, sehingga akan membawa dampak ekonomi. “Sementara bonus bagi Kabupaten Kediri mereka akan mengenal lokasi wisata Gunung Kelud yang eksotis dan jalur bersepeda yang penuh dengan pemandangan alam nan indah. Kedua belah pihak akan diuntungkan, baik kota dan kabupaten," tambah Mas Abu.

Dari 291 peserta Kelud UpHill Challenge akan dibagi menjadi 8 kategori, mereka akan start pukul 05.30 WIB dan akan menempuh jarak sejauh 7 kilometer awal di Pos 1 Polsek Wates, Kabupaten Kediri. Setelah itu, peserta akan mengikuti race yang sebenarnya menuju Pos 2 Gunung Kelud. Dari 8 kategori itu akan ditentukan 5 pemenang setiap kategori dan lomba diperkirakan selesai pukul 10.00 WIB.

"Semula event ini dijadwalkan berlangsung Juni 2021 lalu, namun saat itu level Covid-19 sedang tinggi-tingginya, maka kami tunda. Kemenparekraf saat ini mendukung Pemda untuk bikin event  agar perekonomian kembali pulih," jelas Mas Abu.

Wali kota menambahkan event ini akan taat protokol kesehatan Covid-19, jadi nanti tidak akan ada penyerahan piala atau pengalungan medali bagi pemenang. (*)

Reporter: Gatot Sunarko

Editor : Lutfiyu Handi

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.