
MADIUN (Lenteratoday) - Kota Madiun yang juga memiliki nama lain Kota Pendekar, haus akan prestasi atlet Cabang Olahraga (Cabor) pencak silat. Untuk itu, Wali Kota Madiun Maidi mendorong langkah Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) untuk mencetak bibit atlet pesilat di Kota Madiun.
Wali kota sekaligus mantan Sekretaris Daerah Kota Madiun itu menilai, untuk membentuk karakter mental dan sportivitas bibit atlet, harus dipersiapkan sedini mungkin. Hal itu dilakukan, agar jasmani dan rohani para atlet juga memiliki kualitas yang baik.
"Kota ini Kota Pendekar, jelas yang dikirim ke Porprov nanti atlet yang berkualitas. Jadi harus dipersiapkan sejak awal, mulai dari karakter dan mental juga harus baik" ujar Maidi di temui usai kegiatan sosialisasi di Ngrowo Bening, Kamis (21/10/2021).
Upaya persiapan kini tengah dilakukan oleh IPSI Kota Madiun untuk laga Porprov 2022. Diantaranya, melakukan seleksi bakal atlet yang dilakukan 15 Oktober lalu. Senada dengan hal itu, Ketua umum KONI Kota Madiun Tatok Raya menerangkan, untuk melahirkan atlet yang berkualitas dibutuhkan waktu yang tidak singkat. Proses seleksi atlet pun, harus dilalui dengan baik dan benar agar menghasilkan atlet yang berkualitas.
"Betul-betul harus di seleksi, setelah itu baru bisa jadi atlet IPSI Kota Madiun. Cabor nya lumayan banyak, ada 37 cabor semua seleksi" ujar Tatok.
Di sisi lain Maidi mengungkap perhatian yang diberikan kepada atlet Kota Madiun diantaranya fasilitas pendidikan, reward uang tunai, hingga pekerjaan di lingkup pemerintahan Kota Madiun pun diberikan untuk atlet berprestasi. (*)
Reporter : Pamula Yohar C
Editor : Lutfiyu Handi