
JAKARTA (Lenteratoday)- Ada berita sedih dari ajang Piala Thomas dan Uber tahun ini. Bila Anthony Ginting dan kolega berhasil meraih juara di Piala Thomas, bendera 'Merah Putih' dipastikan tak bisa dikibarkan saat proses perayaan nanti. Penyebabnya, hukuman dari Badan Anti-Doping Dunia (WADA) kepada Lembaga Anti-Doping Indonesia (LADI).
Sebagai gantinya, Tim Piala Thomas Indonesia akan mengibarkan bendera federasi yakni Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI). Akan tetapi, tim Indonesia masih diperbolehkan menyanyikan lagu 'Indonesia Raya' jika menjadi kampiun.
Hal ini merupakan imbas dari hukuman WADA yang dijatuhkan kepada LADI pada Jumat (8/10/2012) lalu. LADI dinilai tidak patuh dalam melaksanakan pengujian doping yang efektif kepada tiap atlet di seluruh cabang olahraga.
"Info yang saya dapatkan dari Kabid Luar Negeri PP PBSI, Bambang Roedyanto, infonya memang seperti itu. Jadi tidak ada bendera Merah Putih, tetapi diganti logo PBSI," ucap Kepala Bidang Humas dan Media PBSI, Broto Happy, Sabtu (16/10/2021).
Dengan begitu, atlet-atlet Indonesia yang ikut dalam kompetisi internasional tak bisa mengibarkan bendera 'Merah Putih' saat berlaga. Hukuman lainnya berupa larangan menjadi tuan rumah kejuaraan regional, kontinental, atau internasional selama masa penangguhan ini.
Indonesia akan bersua Denmark di babak semifinal Piala Thomas pada Sabtu (16/10/2021) malam ini. Sebelumnya, Indonesia berhasil menghempaskan Malaysia dengan skor telak 3-0 di perempat final.Laga final Piala Thomas sendiri dijadwalkan akan berlangsung Minggu (17/10) besok. Selain Indonesia vs Denmark, partai semifinal lainnya mempertemukan Cina melawan Jepang.(*)
Sumber: Antara
Editor: Widyawati