04 April 2025

Get In Touch

Haji 2021: Kembali Beradaptasi di Tengah Pandemi

Prosesi lempar jumrah dengan penerapan protokol kesehatan di Jembatan Jamarat, dalam rangkaian ibadah haji di Mina, Arab Saudi (Ist)
Prosesi lempar jumrah dengan penerapan protokol kesehatan di Jembatan Jamarat, dalam rangkaian ibadah haji di Mina, Arab Saudi (Ist)

MEKKAH (Lenteratoday) -Pemerintah Arab Saudi memastikan, hingga hari ketiga, penyelenggaraan haji 2021 berlangsung tertib. Ukurannya, secara umum protokol kesehatan pencegahan penularan wabah Covid-19 tetap bisa dilakukan di berbagai lokasi pelaksanaan ibadah haji.

Penyelenggaraan haji tahun 2021 ini juga menunjukkan adaptasi besar-besaran terhadap pandemi, teknologi, hingga kondisi sosial mutakhir.

Jemaah haji melempar jumrah setiba di Mina, Selasa (20/7/2021) sebagai simbol ‘melempari setan dengn batu’. Media Al Arabiya melaporkan, Jemaah yang biasnya mengumpulkan sendiri batu dari Muzdalifah, kini menerima tas berisi batu kerikil sudah steril. Tujuannya untuk mencegah terjadi infeksi apa pun.

Penanda warna kuning ditempatkan di lantai sekitar dinding agar Jemaah bisa menjaga jarak 2 meter. Sesudah melempar jumrah, Jemaah kembali ke Masjidil Haram untuk tawaf terakhir mengelilingi Kabah.

Raja Saudi Salman bin Abdulazis al-Saud, Selasa waktu Indonesia (20/7/2021) pidato di televisi. Ia mengatakan, upaya Kerajaan  Arab Saudi membatasi dampak penyebaran virus Covid-19 berhasil.

“Langkah pencegahan yang ketat membuat jemaah bisa menjalankan ibadah haji,” katanya.

Dalam sejumlah tayangan televisi pada Senin (19/7/2021), jemaah menunaikan ibadah wukuf di Arafah setelah bermalam di Mina. Mina terletak 7 kilometer dari Masjidil Haram, Mekkah.

Di sana, telah berdiri tenda-tenda untuk tinggal para jemaah haji. Saat wukuf, seusai menjalankan shalat dhuhur, dengan membawa botol-botol berisi minuman dan payung, jemaah naik ke Gunung Arafah -atau yang juga dikenal dengan nama Jabal Rahman, dan berada di tempat itu selama berjam-jam untuk melafalkan doa-doa atau membaca Al Quran.

Terpisah, Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia, Tedros Adhanom Ghebreyesus memuji upaya Arab Saudi dalam menyelenggarakan haji tahun ini, di tengah tindakan pencegahan virus corona yang ketat.

WHO menilai, langkah-langkah yang dilakukan Arab Saudi patut dicontoh negara-negara yang ingin kembali normal.

“Langkah-langkah yang diambil oleh Arab Saudi selama haji telah menjadi contoh bagi negara-negara yang ingin kembali ke kehidupan normal dan beradaptasi dengan kondisi di bawah virus,” kata Tedros melalui akun Twitternya, dilansir dari Saudi Gazette pada Selasa (20/7/2021).

Tedros juga menyambut baik persiapan dan perencanaan yang telah dilakukan Arab Saudi untuk menjamin keselamatan dan kesehatan jamaah haji tahun ini.

“Ketika umat beriman berkumpul untuk melakukan haji tahun ini, kami menyambut baik perencanaan kesehatan masyarakat dan langkah-langkah yang telah diambil Arab Saudi untuk memastikan keselamatan jemaah dan komunitas mereka selama pandemi Covid-19,” kata Tedros (ABH-Ist)

Share:

Punya insight tentang peristiwa terkini?

Jadikan tulisan Anda inspirasi untuk yang lain!
Klik disini untuk memulai!

Mulai Menulis
Lentera.co.
Lentera.co.