05 April 2025

Get In Touch

Korban Dugaan Kekerasan Seksual di SPI Bertambah

Korban Dugaan Kekerasan Seksual di SPI Bertambah

BATU, (Lenteratoday) - Pelaporan terhadap kasus kejahatan yang dilakukan JE, pemilik sekolah sekaligus founder Sekolah SMA Selamat Pagi Indonesia (SPI) Batu, makin bertambah. Ada 11 korban tambahan, yang melakukan pelaporan ke Polda Jatim per hari Rabu (2/6/2021).

Sebanyak 11 korban yang baru melapor ini, sudah melakukan visum di Polda Jatim. Saat ini, laporan yang masuk ke Komnas Perlindungan Anak menjadi 35 korban. Kejahatan ini terjadi ketika korban masih berada dalam lingkup sekolah dan masih menjadi siswa. Komna PA dan Pemerintah Kota, masih melakukan pengembangan terkait kasus yang menjerat JE.

Pemerintah Kota Batu, melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) akan terus memantau dan mengawal perkembangan kasus SPI ini.

MD Furqon ketua DP3AP2KB menyatakan, sedari awal mereka telah mendampingi korban bersama Komnas PA.

"Jadi dari kemarin kami bersama Komnas Perlindungan Anak, mendampingi orang-orang yang merasa jadi korban JE, untuk melapor ke Polda Jatim," katanya pada awak media.

"Akan terus kami kawal, sampai kasus ini tuntas," lanjutnya menjelaskan.

Furqon juga menegaskan, untuk segera membentuk posko aduan di Pemerintah Kota Batu, guna mengantisipasi kasus serupa. "Nanti akan kita rapatkan," ujarnya saat ditemui pasca berkunjung ke SPI. (ree)

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.