04 April 2025

Get In Touch

Gubernur Jatim dan Walikota Mojokerto Resmikan Pemugaran Masjid Tertua

Gubernur Jatim dan Walikota Mojokerto Resmikan Pemugaran Masjid Tertua

Mojokerto (Lenteratoday) - Masih dalam suasana memperingati Hari Maulud Nabi Muhammad SAW, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa didampingi Walikota Mojokerto, Ika Puspitasari meresmikan pemugaran Masjid Agung tertua Al-Fattah di Mojokerto, tepatnya di barat Alun-Alun Kota Mojokerto lingkungan Kelurahan Kauman, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto, Minggu (8/11/2020) pagi.

Acara itu juga dihadiri Forkopimda Kota Mojokerto, Kepala Kementerian Agama Kota Mojokerto, Moch. Zaini, Ketua Takmir Masjid Agung Al-Fattah, KH. Sholeh Hasan, Ketua MUI Kota Mojokerto, KH. Rofi'i, Pengasuh Ponpes Al Azhar, KH. Ma'shum Maulani, Ketua Muslimat NU Kota Mojokerto, Muslimah dan Ketua Muslimat NU Kabupaten Mojokerto, Hj. Khodijah

Masjid Agung Al-Fattah yang merupakan tempat peribadahan tertua di Mojokerto telah dibangun pada masa kolonial Belanda tahun 1877 lalu. Di dalam masjid yang berarsitektur Majapahit dengan perpaduan ala Timur Tengah tersebut telah mengalami pemugaran hingga beberapa kali. Terbaru, renovasi dilakukan pada tahun 2015 hingga awal 2020.

Pemugaran tersebut menelan anggaran senilai Rp 40 miliar. Rincian anggaran yang dikeluarkan untuk mempercantik bangunan tempat peribadahan Masjid Agung Al-Fattah yakni, Rp 30 miliar dari anggaran hibah Pemerintah Kota Mojokerto, Rp 2 miliar dari Pemerintah Provinsi Jatim dan sisanya merupakan sumbangan dari masyarakat.

"Untuk desain dari Masjid Agung Al-Fattah ini, kami memakai dua kombinasi antara Majapajit yang akan terus kami pertahankan dengan perpaduan ala Timur Tengah. Kebudayaan Majapahit, terlihat jelas di masjid ini, seperti ukiran yang sengaja dipahat langsung oleh seniman dari Trowulan. Kami sengaja tidak meninggalkan identitas Majapahitnya, karena dulu pusat peradaban Kerajaan Majapahit ada di Mojokerto dan melekat erat dengan warga disini," jelas Ning Ita, sapaan akrab Walikota Mojokerto.

Peresmian Masjid Al Fattah sekaligus menandai dua tahun masa kepemimpinan Walikota Mojokerto, Ika Puspitasari bersama Wakil Walikota Mojokerto, Ahmad Rizal Zakaria. Untuk itu, Gubernur Jatim yang turut hadir dalam kegiatan ini menitip pesan kepada keduanya agar selalu menguatkan character building serta meningkatkan pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat khususnya pengembangan kemakmuran bagi masyarakat dan kemakmuran pada Masjid Agung Al Fattah di tengah kondisi pandemi Covid-19 seperti saat ini.

"Kebetulan peresmian Masjid ini di bulan Robiul Awal, bulan kelahiran Rosulullah. Jadi hadirnya masjid yang lebih dari 100 tahun ini mudah-mudahan dapat memberikan penguatan character building yang selaras dengan upaya membangun SDM kita, karakter terbangun, akhlaqnya juga dibangun," tandasnya.

Gubernur juga mengharapkan supaya masjid ini dapat memberikan penguatan pada sisi pengembangan kemakmuran bagi masyarakat dan kemakmuran masjid. Oleh karena itu, kedepannya kegiatan kegiatan di masjid dapat dikedepankan dalam memaksimalkan pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat, khususnya penguatan dari remaja masjid yang sudah sering berkegiatan di tempat peribadahan ini.

"Nantinya, pola-pola penguatan yang akan diterapkan adalah pada bidang ekonomi bagi milenial maupun masyarakat pada umumnya. Sebab, dua hal ini merupakan kunci agar dapat memaksimalkan seluruh kegiatan yang ada di masjid," jelas Khofifah. (Joe)

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.