KEDIRI (Lentera) — Mencegah penularan rabies dari hewan ke manusia sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan hewan peliharaan, Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Jawa Timur X menyediakan 300 dosis vaksin rabies dalam kegiatan pemeriksaan kesehatan dan vaksinasi hewan gratis di Kota Kediri, Jawa Timur, Sabtu (24/10/2026).
Dalam kegiatan itu, dokter hewan memberikan vaksinasi rabies kepada hewan peliharaan, termasuk kucing. Selain vaksinasi, masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan hewan secara gratis.
Pemberian vaksin rabies menjadi salah satu langkah pencegahan untuk mengurangi risiko penularan penyakit yang dapat membahayakan manusia tersebut. Vaksinasi secara berkala, disertai pemantauan kesehatan hewan, diperlukan untuk mendukung upaya pengendalian rabies.
Melalui kegiatan ini, melansir bisnis, PDHI Jawa Timur X turut mendorong pemilik hewan agar lebih memperhatikan kesehatan dan kebutuhan vaksinasi hewan peliharaan sebagai bagian dari upaya melindungi kesehatan masyarakat.
Sementara itu melansir RRI, Kepala UPT Puskeswan DKPP Kabupaten Kediri, drh Eko Purwono, mengatakan potensi penularan rabies bisa muncul di sejumlah daerah sehingga pemahaman masyarakat terhadap tanda-tanda hewan terinfeksi menjadi penting. Menurut Eko, hewan yang terjangkit rabies umumnya menunjukkan gejala. Seperti takut berada di tempat terang, tidak tahan terhadap angin, mengeluarkan air liur berlebihan.
"Kami berpesan, agar warga yang terkena gigitan hewan yang diduga terinfeksi rabies," kata Eko.
Eko mencontohkan, seperti anjing, kucing, dan monyet, juga memiliki peluang menularkan penyakit rabies. "Kami harap, warga yang terkena gigitan hewan segera mendatangi fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan layanan Vaksin Anti Rabies (VAR)," katanya. (*)
Editor: Lutfiyu Handi



.jpg)

Post a comment