07 October 2026

Get In Touch

Kawal Program Strategis Nasional dan Daerah di Kediri, Ini Arahan Mas Dhito pada Kepala Dinas serta Camat

Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana (tengah) didampingi Wabup Kediri, Dewi Mariyah Ulfa (kiri) dan Sekda Kabupaten Kediri, M Solikin (kanan) saat memberikan arahan pada seluruh kepala dinas dan Camat se-Kabupaten Kediri.
Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana (tengah) didampingi Wabup Kediri, Dewi Mariyah Ulfa (kiri) dan Sekda Kabupaten Kediri, M Solikin (kanan) saat memberikan arahan pada seluruh kepala dinas dan Camat se-Kabupaten Kediri.

KEDIRI (Lentera) - Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana memberikan arahan langsung terkait proyek strategis dan prioritas daerah, kepada seluruh kepala dinas dan camat se-Kabupaten Kediri. 

Bupati Kediri yang biasa disapa Mas Dhito meminta, semua jajaran di pemerintahannya memiliki visi yang sama untuk mengawal dan mensukseskan proyek strategis dan prioritas daerah. Termasuk pula, dukungan terhadap program strategis nasional.

 

Bidang pendidikan sebagai salah satu program prioritas, Mas Dhito meminta, komitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan tetap dijaga. Termasuk evaluasi, untuk memastikan tercapainya standar nasional pendidikan dan peningkatan rapor pendidikan. 

 

"Terkait kompetensi guru, saya minta ditingkatkan," katanya dalam rapat koordinasi di Ruang Joyoboyo, Komplek Kantor Pemkab Kediri, Senin (5/10/2026).

 

Kebijakan dan inovasi dalam pendidikan, menurut Mas Dhito, perlu diformalkan dalam bentuk kebijakan atau regulasi. Sehingga, tersedia roadmap dan strategi untuk menyelesaikan massalah akses dan kualitas pendidikan secara sistematis, jelas dan terukur. 

 

Di bidang kesehatan, Mas Dhito menyoroti masalah UHC yang mana pada September 2026 berada di angka 97,88 persen. Kemudian sunting, angka prevalensi berdasarkan bulan timbang menunjukkan tren penurunan. 

 

Desember 2025 stunting di angka 8,04 persen, Februari 2026 turun 7,67 persen dan Agustus 2026 turun menjadi 7,47 persen. Dalam hal ini, Mas Dhito meminta penurunan ini benar-benar sesuai realitas di lapangan.  

 

Selanjutnya, terkait kemiskinan dan sosial, Mas Dhito menyoroti masalah Desil atau peringkat kesejahteraan masyarakat dalam DTSEN. Banyak keluhan terkait input Desil yang tidak sesuai dengan realitas kondisi kesejahteraan warga.

 

"Masalah Desil ini tolong diselesaikan, kepada camat saya minta tolong dicek berada data desil yang tidak tepat di kecamatannya, berapa angka real stunting bukan prosentasenya,"  tegasnya.

 

Dalam rapat itu juga dibahas pula mengenai proyek strategis dan prioritas daerah bidang infrastruktur, masalah ketahanan pangan, pengendalian inflasi dan juga mitigasi bencana.

 

Terkait Program Strategis Nasional (PSN), Mas Dhito menekankan, Pemerintah Kabupaten Kediri berkomitmen mendukung program pemerintah pusat tersebut sebagai bagian dari prioritas daerah. 

 

"Meskipun program prioritas pemerintah pusat tapi tetap yang mendapatkan manfaat adalah masyarakat kita," ucapnya.

 

Seperti KDKMP, Mas Dhito meminta adanya pendampingan dan pembinaan. Hal itu untuk memastikan KDKMP bisa beroperasi dan bekerjasama, dengan kekuatan ekonomi yang ada di desa, seperti BUMDes maupun UMKM.

 

 

Reporter: Ais/Editor: Arief Sukaputra

 

Share:

Post a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Lentera.co.
Lentera.co.