Optimalkan Penanganan Karhutla, Pemkot Palangka Raya Ajukan Tambahan Personel dari Pusat
PALANGKA RAYA (Lentera) - Pemerintah Kota (Pemkot) Palangka Raya meminta dukungan tambahan personel dari pemerintah pusat, untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih terjadi di sejumlah wilayah selama musim kemarau tahun 2026 ini.
Terkait hal ini, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palangka Raya, Arbert Tombak, mengatakan kebutuhan tambahan personel telah disampaikan kepada Menteri Kehutanan dan BNPB Pusat.
Menurutnya, dukungan personel menjadi salah satu kebutuhan utama karena jumlah petugas yang ada saat sebenarnya cukup banyak namun masih membutuhkan dukungan operasional dalam kegiatan setiap hari.
"Selain melakukan upaya pemadaman, ratusan personel tersebut juga menjalankan patroli, pembasahan lahan, serta penguatan pengamanan di kawasan yang dinilai berpotensi terjadi karhutla," papar Arbert, Kamis (1/10/2026).
Saat ini sekitar 360 personel terlibat dalam berbagai kegiatan penanganan karhutla di Kota Palangka Raya. Personel tersebut dikerahkan untuk mendukung upaya pemadaman serta penanganan titik-titik rawan kebakaran di sejumlah wilayah.
Ia mengatakan, kegiatan tersebut perlu dilakukan untuk mencegah meluasnya kebakaran dan mengantisipasi munculnya titik api baru.
Lebih lanjut Arbert menjelaskan, kebutuhan operasional personel juga terus berjalan setiap harinya. Kebutuhan tersebut meliputi konsumsi, bahan bakar, hingga berbagai perlengkapan pendukung yang diperlukan dalam pelaksanaan penanganan karhutla di lapangan.
"Karena itu Pemkot Palangka Raya terus mengoptimalkan sumber daya yang tersedia, sembari memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah," ungkapnya.
Arbert menilai, dukungan lintas sektor sangat penting sehingga penanganan karhutla dapat dilakukan secara optimal selama musim kemarau.
Dengan adanya dukungan tambahan, termasuk personel dari pemerintah pusat, Pemkot Palangka Raya berharap dapat memperkuat upaya penanganan karhutla di wilayah setempat.
"Dengan adanya dukungan tambahan, baik patroli, pemadaman, maupun pembasahan lahan di wilayah rawan, diharapkan dapat berjalan lebih maksimal," tutupnya.
Reporter: Novita/Editor: Ais




.jpg)

Post a comment