22 September 2026

Get In Touch

DPRD Surabaya Apresiasi Layanan Disdukcapil ‘Bunda Jelita’

Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya Anas Karno.
Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya Anas Karno.

SURABAYA (Lentera) -Pengurusan dokumen kependudukan bayi di Surabaya kini dapat dipersiapkan sejak masa kehamilan melalui layanan Bunda Jelita (Bersama Urus Kelahiran dan Identitas Anak). 

Program yang dikembangkan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Surabaya itu memungkinkan pengurusan akta kelahiran sekaligus penerbitan Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Identitas Anak (KIA).

Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya Anas Karno mengapresiasi layanan tersebut. Menurutnya, Bunda Jelita dapat memangkas proses administrasi yang sebelumnya harus dilakukan secara terpisah setelah bayi lahir.

“Ini inovasi yang sangat baik. Pelayanan tidak hanya hadir setelah bayi lahir, tetapi sudah dipersiapkan sejak masa kehamilan. Ketika bayi lahir, proses penerbitan akta kelahiran, KK, dan KIA bisa dilakukan lebih cepat,” ujar Anas Karno, Senin (21/9/2026).

Anas menilai pola pelayanan tersebut menunjukkan upaya pemerintah memangkas tahapan administrasi yang berpotensi membuat masyarakat harus mengurus dokumen kependudukan satu per satu.

Menurutnya, percepatan penerbitan dokumen kependudukan juga berkaitan dengan pemenuhan hak dasar anak. Akta kelahiran, kata dia, merupakan identitas awal yang dibutuhkan anak untuk mengakses berbagai layanan publik.

“Akta kelahiran adalah identitas pertama seorang anak. Dari dokumen kependudukan itu, akses terhadap berbagai layanan publik menjadi lebih mudah. Karena itu, semakin cepat dokumen anak diterbitkan, semakin baik,” tuturnya.

Legislator dari PDI Perjuangan ini menilai, aspek sosialisasi juga perlu menjadi perhatian. Menurutnya, keberadaan layanan tidak akan optimal apabila masyarakat, khususnya ibu hamil, belum mengetahui mekanisme dan manfaat Bunda Jelita.

Ia mendorong sosialisasi dilakukan secara lebih luas melalui kelurahan, kader, fasilitas kesehatan, hingga jejaring masyarakat.

“Jangan sampai inovasinya sudah bagus tetapi belum diketahui masyarakat. Kami di DPRD tentu mendorong agar layanan seperti ini terus diperkuat, dievaluasi, dan dipastikan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga,” tuturnya.

Diberitakan Lentera, pengurusan dokumen kependudukan bayi di Surabaya kini dapat dilakukan dalam satu rangkaian layanan melalui program Bunda Jelita (Bersama Urus Kelahiran dan Identitas Anak–Jejaring Lintas Layanan Kependudukan dan Kesehatan).

Melalui layanan yang digagas Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Surabaya itu, pengajuan akta kelahiran dapat sekaligus diikuti penerbitan Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Identitas Anak (KIA). Pengurusan juga mulai dipersiapkan sejak masa kehamilan, sehingga orang tua tidak perlu mengurus sejumlah dokumen secara terpisah setelah bayi lahir.

Kepala Disdukcapil Kota Surabaya Irvan Wahyudradjad mengatakan, Bunda Jelita dirancang untuk memangkas tahapan pengurusan administrasi kependudukan yang selama ini harus dilakukan masyarakat setelah meninggalkan rumah sakit, klinik, atau tempat praktik bidan.

“Layanan pengajuan akta kelahiran yang langsung disertai penerbitan KK serta KIA secara otomatis. Lebih cepat, lebih mudah, dan lebih praktis untuk masyarakat,” kata Irvan dikutip Senin (21/9/2026).

Menurut Irvan, setiap kelahiran wajib dicatat dalam administrasi kependudukan. Namun, dalam praktiknya, pengurusan sejumlah dokumen masih berpotensi dilakukan secara terpisah sehingga pencatatan dapat tertunda.

Untuk itu, Bunda Jelita tidak hanya difokuskan pada pelayanan setelah bayi lahir. Disdukcapil melibatkan Tim Pendamping Keluarga (TPK) dan Kader Surabaya Hebat (KSH) sejak masa kehamilan untuk melakukan pendampingan sekaligus mempersiapkan kebutuhan administrasi kependudukan calon bayi.

Saat ini, Bunda Jelita didukung 66 rumah sakit, 136 praktik bidan mandiri, dan 63 puskesmas yang telah menjadi mitra Disdukcapil Kota Surabaya.

Reporter: Amanah|Editor: Arifin BH

 

Share:

Post a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Lentera.co.
Lentera.co.