04 September 2026

Get In Touch

Pengukuhan Dekopinda Bondowoso, Bupati Abdul Hamid Berharap Bisa Majukan Gerakan Koperasi

Bupati Bondowoso Abdul Hamid dan jajaran OPD Pemkab saat dalam cara pelantikan dan pengukuhan pengurus Dekopinda Bondowoso di Pendopo Raden Bagus Assra.
Bupati Bondowoso Abdul Hamid dan jajaran OPD Pemkab saat dalam cara pelantikan dan pengukuhan pengurus Dekopinda Bondowoso di Pendopo Raden Bagus Assra.

BONDOWOSO (Lentera) - Gerakan koperasi di Kabupaten Bondowoso resmi memasuki babak baru yang dinamis. Kepengurusan Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Bondowoso untuk masa jabatan 2026–2030 resmi dikukuhkan dan dilantik oleh Ketua Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (Dekopindwil) Jawa Timur, H. Slamet Sutanto, S.E., M.M. Prosesi ini berlangsung di Pendopo Raden Bagus Assra, Kamis (3/9/2026).

Momentum bersejarah ini diproyeksikan menjadi pijakan strategis untuk memperkuat posisi koperasi sebagai pilar utama ekonomi kerakyatan. Melalui kepengurusan yang baru, Dekopinda Bondowoso berkomitmen mendorong lahirnya entitas koperasi yang mandiri, modern, inovatif, serta berdaya saing tinggi dalam menjawab berbagai tantangan ekonomi di era digital. Ketua Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Bondowoso periode 2026–2030 dijabat oleh Abdul Majid

Bupati Bondowoso H Abdul Hamid Wahid dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat yang hangat kepada jajaran pengurus Dekopinda Bondowoso yang baru dilantik. Selain itu juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada jajaran pengurus periode sebelumnya atas dedikasi serta kontribusi nyata mereka dalam memajukan gerakan koperasi di wilayah Bondowoso. "Pengukuhan kepengurusan baru ini bukan sekadar agenda seremonial rutin, melainkan momentum krusial untuk memperkuat kolaborasi sinergis antara pemerintah daerah dan seluruh insan gerakan koperasi. Pemerintah Kabupaten Bondowoso berkomitmen penuh untuk terus berjalan berdampingan serta memberikan dukungan yang diperlukan kepada Dekopinda guna menghidupkan kembali peran vital koperasi sebagai tulang punggung ekonomi rakyat," kata Bupati Bondowoso Abdul Hamid. 

Bupati Bondowoso Abdul Hamid juga berharap kepengurusan Dekopinda Bondowoso periode 2026–2030 dapat segera menyusun program kerja yang relevan dan responsif terhadap arus perkembangan zaman. Pendekatan berbasis inovasi, pemanfaatan teknologi informasi, serta prinsip keberlanjutan lingkungan harus menjadi perhatian utama.
Arah kebijakan ini selaras dengan visi besar pembangunan Kabupaten Bondowoso tahun 2025–2029, yaitu mewujudkan Bondowoso yang tangguh, unggul, berdaya saing global, dan berbudaya dalam bingkai keimanan dan ketakwaan. 

Sementara Ketua Dekopinwil Jawa Timur Slamet Sutanto menyampaikan terkait arahan tegas kepada jajaran pengurus yang baru dilantik. "Momen pengukuhan ini bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal dari tanggung jawab besar yang harus diemban. Kami menggarisbawahi bahwa dinamika dan tantangan gerakan koperasi ke depan akan semakin kompleks, terutama dengan hadirnya Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Keberadaan entitas baru ini harus disikapi secara positif sebagai bagian dari penguatan ekosistem koperasi yang membutuhkan pendampingan, komunikasi intensif, dan sinergi bersama," kata Ketua Dekopinwil Jawa Timur Slamet Sutanto.(mok/ads)
 

Share:

Post a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Lentera.co.
Lentera.co.