18 August 2026

Get In Touch

Lebih dari Sepekan, BPBD Malang Salurkan 155 Ribu Liter Air Bersih ke 2 Kecamatan Terdampak

Distribusi air bersih di salah satu wilayah terdampak kekeringan musim kemarau 2026 di Kabupaten Malang. (foto: Pusdalops PB BPBD Kab. Malang)
Distribusi air bersih di salah satu wilayah terdampak kekeringan musim kemarau 2026 di Kabupaten Malang. (foto: Pusdalops PB BPBD Kab. Malang)

MALANG (Lentera) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang telah menyalurkan 155.000 liter air bersih selama lebih dari sepekan, sejak 8 hingga 17 Agustus 2026. Distribusi tersebut menyasar masyarakat terdampak kekeringan di 2 kecamatan, yakni Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Sumawe) dan Kecamatan Gedangan.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, mengatakan distribusi air bersih dilakukan sebagai bagian dari tanggap darurat bencana kekeringan yang statusnya telah resmi ditetapkan mulai 3 Agustus-31 Desember 2026.

"Berdasarkan laporan distribusi air bersih Pusdalops PB BPBD Kabupaten Malang, penerima manfaat tersebar di Desa Sumberagung, Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Sumawe), dan Desa Tumpakrejo, Kecamatan Gedangan," ujar Sadono, berdasarkan laporan resmi yang diterima pada Selasa (18/8/2026).

Sadono menyebutkan di Desa Sumberagung distribusi air bersih telah mencapai 80.000 liter sejak 8 hingga 16 Agustus 2026. Wilayah tersebut tercatat memiliki 967 kepala keluarga (KK) atau 3.611 jiwa yang menjadi penerima manfaat.

Selain Desa Sumberagung, BPBD juga mendistribusikan air bersih ke Puskesmas Sitiarjo. Hingga 16 Agustus 2026, distribusi ke fasilitas kesehatan tersebut tercatat mencapai 15.000 liter, dengan distribusi yang telah dilakukan sejak 9 Agustus 2026.

Sementara itu, distribusi air bersih di Kecamatan Gedangan menyasar Desa Tumpakrejo. Hingga 17 Agustus 2026, sebanyak 60.000 liter air bersih telah disalurkan ke wilayah tersebut sejak 12 Agustus 2026.

"Sedangkan Desa Tumpakrejo sendiri tercatat memiliki 1.257 KK atau 3.995 jiwa yang menjadi penerima manfaat," kata Sadono.
BPBD mencatat distribusi air bersih terus dilakukan dalam penanganan tanggap darurat bencana kekeringan. Dalam laporan per 17 Agustus 2026, total capaian distribusi air bersih sejak 8 Agustus 2026 mencapai 155.000 liter.

"Dalam penanganan tersebut, kami melibatkan sejumlah unsur, yakni Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Malang, perangkat desa setempat, Puskesmas Sitiarjo, Buana Solusindo, serta Marva Telekomunikasi," ungkap Sadono. (*)

 

Reporter: Santi Wahyu
Editor: Lutfiyu Handi

Share:

Post a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Lentera.co.
Lentera.co.