12 August 2026

Get In Touch

Kondisi Mantan Presiden AS Joe Biden Semakin Mengkhawatirkan

Presiden RI Prabowo Subianto bercengkrama dengan Presiden Amerika Serikat Joe Biden serta Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau saat gala dinner di KTT Apec Peru 2024, Jumat (15/11/2024) -Foto BPMI Setpres RI
Presiden RI Prabowo Subianto bercengkrama dengan Presiden Amerika Serikat Joe Biden serta Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau saat gala dinner di KTT Apec Peru 2024, Jumat (15/11/2024) -Foto BPMI Setpres RI

SURABAYA (Lentera) -Kondisi kesehatan mantan Presiden Amerika Serikat Joe Biden kembali menjadi perhatian. Putranya, Hunter Biden, mengungkapkan bahwa kanker prostat yang diderita ayahnya telah menyebar ke tulang dan bagian tubuh lainnya.

Dalam wawancara dengan BBC Newsnight baru-baru ini, Hunter Biden mengatakan penyakit yang dialami Joe Biden kini menyebabkan rasa sakit yang cukup parah.

“Kankernya telah menyebar, bermetastasis ke tulang dan bahkan ke bagian tubuh lainnya, kata Hunter Biden, seperti dikutip dari.

Ia menambahkan bahwa kondisi tersebut sangat menyakitkan dan berdampak besar terhadap kehidupan sehari-hari sang ayah.

“Itu sangat menyakitkan dan dalam banyak hal sangat melemahkan kondisinya,” ujar Hunter.

Hunter Biden tampak emosional ketika membicarakan kondisi kesehatan ayahnya. Ia mengaku sangat sulit menyaksikan Joe Biden menghadapi penyakit tersebut.

“Ini benar-benar sangat berat dan sangat menyedihkan untuk disaksikan,” katanya.

Mengutip Bisnis. Joe Biden yang kini berusia 83 tahun, mengungkapkan diagnosis kanker prostat pada Mei tahun lalu, kurang dari empat bulan setelah meninggalkan Gedung Putih.

Saat itu, ia disebut mengalami bentuk kanker prostat agresif yang telah menyebar ke tulang.

Setelah diagnosis tersebut, Biden menjalani sejumlah perawatan, termasuk terapi radiasi dan terapi hormon. Seorang juru bicara Biden sebelumnya mengatakan bahwa mantan presiden tersebut menjalani perawatan tersebut. Biden sendiri sempat menyebut proses pengobatannya berjalan dengan baik.

Meski menghadapi penyakit serius, Hunter mengatakan ayahnya masih berusaha menjalani aktivitas seperti biasa.

Kondisi kesehatan Joe Biden memang telah menjadi sorotan sejak masa kepresidenannya pada 2021-2025. Perhatian publik semakin meningkat setelah penampilannya dalam debat calon presiden melawan Donald Trump pada Juni 2024.

Biden yang saat itu berusia 81 tahun akhirnya mengundurkan diri dari persaingan Pilpres AS 2024 setelah mendapat tekanan dari sejumlah anggota Partai Demokrat. Donald

Trump kemudian memenangkan pemilu dan mengalahkan Wakil Presiden Kamala Harris yang menjadi kandidat dari Partai Demokrat.

Joe Biden menjabat sebagai Presiden AS pada 2021 hingga 2025. Sebelumnya, ia merupakan wakil presiden di bawah pemerintahan Barack Obama selama periode 2009-2017.

Sementara itu, mantan ibu negara Jill Biden juga sebelumnya sempat mengungkap kondisi kesehatan suaminya. Ia mengatakan Joe Biden pernah terbangun hingga tujuh kali dalam semalam sebelum diagnosis kanker ditegakkan.

Jill Biden mengaku telah menyampaikan kekhawatiran mengenai kondisi tersebut kepada dokter Gedung Putih dan mengira masalah kesehatan suaminya telah ditangani.

Menurut Jill, Joe Biden akan “selamanya hidup dengan kanker” dan kini menjalani pemeriksaan kesehatan setiap tiga bulan serta mengonsumsi obat untuk membantu menangani kondisinya (*)

Editor: Arifin BH

Share:

Post a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Lentera.co.
Lentera.co.