06 August 2026

Get In Touch

Petani Keluhkan Ancaman Gagal Panen Akibat Kekeringan di Jatim

Anggota Fraksi Gerindra DPRD Jawa Timur, Hartono
Anggota Fraksi Gerindra DPRD Jawa Timur, Hartono

SURABAYA (Lentera) – Anggota Fraksi Gerindra DPRD Jawa Timur, Hartono menyoroti ancaman gagal panen yang mulai membayangi petani di sejumlah wilayah Jawa Timur akibat musim kemarau berkepanjangan. Menurutnya, kondisi tersebut berpotensi terjadi di daerah pemilihannya yang meliputi Trenggalek, Pacitan, Ngawi, Magetan, dan Ponorogo.

Hartono mengatakan, keluhan para petani terkait dampak kekeringan menjadi salah satu aspirasi utama yang sering diterimanya dari masyarakat di Dapil IX Jawa Timur.

"Petani di dapil IX sudah menceritakan semua kondisi pertanian sekarang ini," ungkap Hartono di Surabaya, Rabu (05/08/2026).

Ia menyebut, para petani berharap Pemerintah Provinsi Jawa Timur dapat membantu mengatasi dampak kekeringan melalui perbaikan bendungan, pemenuhan waduk, hingga penyediaan sumur bor untuk mengairi lahan pertanian.

"Mereka minta bantuan sumur bor sehingga sawah mereka bisa teraliri, persoalan inilah yang akan menjadi perhatian kami dan diperjuangkan" katanya.

Untuk itu, Hartono meminta Pemerintah Provinsi Jawa Timur melakukan langkah mitigasi bencana lebih awal agar petani memiliki kesiapan menghadapi musim kemarau yang kini mulai berdampak terhadap sektor pertanian.

Musim kemarau 2026 mulai dirasakan di berbagai wilayah Jawa Timur. Cuaca yang semakin panas, berkurangnya curah hujan, hingga munculnya krisis air bersih dan kebakaran hutan menjadi dampak yang mulai dirasakan masyarakat.

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), musim kemarau di Jawa Timur berlangsung secara bertahap sejak awal April 2026 dan diperkirakan mencapai puncaknya pada Juli hingga September.

Reporter: Pradhita|Editor: Arifin BH

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.