05 August 2026

Get In Touch

Pusdiklat Paskibraka Surabaya 2026 Diikuti 98 Peserta

Pembukaan Pusdiklat Paskibraka Kota Surabaya.
Pembukaan Pusdiklat Paskibraka Kota Surabaya.

SURABAYA (Lentera) – Sebanyak 98 peserta terpilih menjalani Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Surabaya 2026, mereka akan menjalani pembinaan intensif selama dua pekan sebagai persiapan mengemban tugas mengibarkan Sang Saka Merah Putih pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Graha Sawunggaling, Surabaya, Selasa (4/8/2026).

Dari 98 peserta tersebut, terdiri atas 49 putra dan 49 putri yang terpilih setelah melalui proses seleksi dari ratusan pemuda.

Selain itu, Surabaya juga mengirimkan satu pasang peserta, masing-masing satu putra dan satu putri, untuk mengikuti Pusdiklat Paskibraka tingkat Provinsi Jawa Timur mulai 5 Agustus 2026.

Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Surabaya Ahmad Zaini, yang hadir mewakili Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengatakan para peserta merupakan pemuda pilihan yang telah melewati tahapan seleksi.

"Perlu kalian catat, tidak semua pemuda berkesempatan terpilih menjadi Paskibraka. Kalian adalah orang-orang pilihan," kata Zaini saat membuka Pusdiklat.

Zaini juga membagikan pengalamannya ketika menjadi anggota Paskibraka pada 1993, untuk membentuk karakter, kedisiplinan, serta rasa tanggung jawab yang masih dirasakan hingga saat ini.

Karena itu, dia meminta, para peserta mengikuti seluruh arahan dan materi yang diberikan tim pelatih dengan sungguh-sungguh. Para peserta juga diminta menjalani setiap proses dengan semangat dan rasa bangga.

“Lakukan semua kegiatan dengan semangat, rasa bangga, gembira, dan penuh tanggung jawab. Pada hari H nanti, bukan hanya orang tua kalian yang bangga, tetapi seluruh warga Kota Surabaya akan bangga melihat kalian mengibarkan Sang Saka Merah Putih dengan baik dan benar," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Surabaya, Tundjung Iswandaru menjelaskan Pusdiklat Paskibraka 2026 digelar selama 14 hari, mulai 4 hingga 17 Agustus 2026.

Selama masa pemusatan latihan, peserta akan menjalani agenda padat mulai pukul 08.00 WIB hingga 21.00 WIB. Kegiatan latihan dipusatkan di Halaman Balai Kota Surabaya dan Taman Surya.

Sedangkan selama masa pemusatan, peserta menempati asrama di Gedung Cak Durasim, Jalan Dr. Soetomo Nomor 37, Surabaya.

Tundjung mengatakan, pembinaan Paskibraka tidak hanya berfokus pada kemampuan baris-berbaris dan tata upacara. Para peserta juga mendapatkan pembekalan mengenai wawasan kebangsaan, pengamalan nilai-nilai Pancasila, kepemimpinan, pencegahan penyalahgunaan narkoba, hingga pendampingan psikologis.

"Pemusatan latihan ini diikuti oleh 98 Calon Paskibraka Kota Surabaya yang terdiri dari 49 putra dan 49 putri. Selain itu, terdapat satu pasang, satu putra dan satu putri, utusan terbaik Kota Surabaya yang diberangkatkan untuk mengikuti Pusdiklat Paskibraka Tingkat Provinsi Jawa Timur mulai 5 Agustus 2026," jelas Tundjung.

Untuk mendukung proses pembinaan, Bakesbangpol melibatkan tim gabungan dari unsur TNI/Polri, Satpol PP Kota Surabaya, serta Purna Paskibraka Indonesia (PPI/BPPKI) Kota Surabaya.

Sejumlah materi juga akan disampaikan oleh unsur Forkopimda, Danrem 084/Bhaskara Jaya, Dandim 0830, Kapolrestabes Surabaya, Badan Narkotika Nasional (BNN), Bakesbangpol Jawa Timur, serta psikolog dan motivator profesional.

Menurut Tundjung, rangkaian pembinaan tersebut diharapkan tidak hanya mempersiapkan peserta untuk menjalankan tugas sebagai Paskibraka, tetapi juga membentuk generasi muda yang memiliki disiplin, kepemimpinan, nasionalisme, serta tanggung jawab.

Diketahui, Pusdiklat Paskibraka Surabaya 2026 dilaksanakan berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 51 Tahun 2022 beserta aturan pelaksananya dan Keputusan Sekretaris Daerah Kota Surabaya tentang Penetapan Calon Paskibraka Tahun 2026.

 

Reporter: Amanah/Editor: Ais

 

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.