KEDIRI (Lentera) - Suasana bahagia menyelimuti Taman Tirtoyoso, pada Senin (27/7/2026) saat Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri melalui Dinas Sosial menyalurkan santunan kepada ribuan anak yatim, sebagai bagian dari rangkaian puncak peringatan Hari Jadi Kota Kediri ke-1147.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati atau Mbak Wali bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta Direktur Direktorat Warisan Budaya Kementerian Kebudayaan.
Salah satu penerima santunan, Alya, siswi kelas VIII SMP Negeri 3 Kediri asal Kelurahan Tosaren, mengaku sangat bahagia dapat mengikuti kegiatan tersebut.
Selain menerima bantuan, momen yang paling berkesan baginya adalah dapat berjumpa langsung dengan Mbak Wali yang selama ini menjadi sosok yang dikaguminya.
"Senang sekali bisa bertemu Mbak Wali. Saya juga bersyukur dapat bantuan uang tunai, nantinya uang santunan ini akan saya pakai untuk membeli kebutuhan sekolah seperti sepatu, buku, dan alat tulis," ungkap Alya.
Siswi yang bercita-cita menjadi dokter itu, menerima santunan sebesar Rp600 ribu yang disalurkan melalui virtual account. Alya juga menyampaikan, rasa syukur dan terima kasih kepada Pemkot Kediri atas perhatian yang diberikan kepada anak-anak yatim. Ia berharap, di usia ke-1147 tahun, Kota Kediri semakin maju, semakin MAPAN, dan terus memberikan manfaat bagi masyarakat. Tahun ini juga menjadi kali kedua, Alya menerima santunan Hari Jadi Kota Kediri.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Kediri, Imam Muttaqin menjelaskan bahwa pada rangkaian seremonial Hari Jadi Kota Kediri tahun ini, salah satu kategori penerima manfaat ialah anak yatim.
Sehingga pihaknya memadukan acara santunan anak yatim, bersamaan dengan prosesi Manusuk Sima.
"Tahun ini kami menyalurkan santunan kepada 1.407 anak yatim di Kota Kediri, Masing-masing menerima bantuan sebesar Rp600.000 yang disalurkan melalui virtual account," jelasnya.
Imam menerangkan, bahwa penerima bantuan merupakan anak yatim berusia maksimal 18 tahun yang berasal dari keluarga desil 1 hingga desil 5 di Kota Kediri.
Menurutnya, momentum pertambahan usia kota tahu ini harus dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat, termasuk anak-anak yang membutuhkan perhatian dan dukungan.
"Hari jadi ini prinsipnya anak-anak harus bersuka cita dan bergembira, termasuk adik-adik yang kurang mampu. Harapan kami mereka dapat turut menikmati kebahagiaan Hari Jadi Kota Kediri, sekaligus bantuan ini dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sekolah, kesehatan, maupun kebutuhan lainnya," pungkasnya.
Reporter: Ais/Editor: Arief Sukaputra




.jpg)
