Gedung Setda Pemkab Kediri Kembali Ditempati Usai Rehab, Mas Dhito Tekankan Peningkatan Pelayanan Publik
KEDIRI (Lentera) - Gedung Sekretariat Daerah (Setda) Pemerintah Kabupaten Kediri yang selesai direhabilitasi akibat aksi pembakaran setahun silam, mulai ditempati.
Mulai ditempatinya gedung Setda itu diawali dengan acara doa bersama, santunan anak yatim dan tasyukuran potong tumpeng oleh Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, Rabu (22/7/2026).
"Pada prinsipnya kita semua mensyukuri bahwa dalam proses perjalanan satu tahun terakhir, bangunan ini hampir tidak tersisa dan alhamdulilah hari bisa kembali berfungsi," kata Bupati Kediri yang biasa disapa Mas Dhito ini.
Sejumlah instansi telah menempati gedung baru tersebut. Diantaranya, Bagian Perencanaan dan Keuangan (Renkeu), Umum, Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Perekonomian dan SDA, Tata Pemerintahan dan akan disusul instansi lain.
Gedung perkantoran yang direhab oleh Kementerian Pekerjaan Umum itu, secara struktur bangunan nampak tidak banyak berubah, hanya warna cat bangunan yang kini terlihat lebih cerah.
Berkaca pada kejadian pembakaran oleh aksi massa pada 30 Agustus 2025 silam, salah satu yang membedakan gedung tersebut kini dilengkapi dengan sistem keamanan seperti pendeteksi api.
Mas Dhito berharap, dengan mulai ditempatinya gedung tersebut, seluruh jajaran pegawai pemerintah di dalamnya dapat kembali semangat bekerja. Pihaknya menekankan, pelayanan kepada masyarakat kini harus lebih maksimal.
"Semoga dengan adanya bangunan yang baru ini, bisa memberikan manfaat dalam pelayanan kepada masyarakat," ungkapnya.
Setelah pindah ke gedung yang baru, sejumlah pegawai pun terlihat bahagia. Hal itu mengingat setahun belakangan ini, mereka harus berbagi ruang dengan instansi lain yang selamat dari aksi pembakaran.
Reporter: Ais/Editor: Arief Sukaputra




.jpg)
