23 July 2026

Get In Touch

YBNI Serahkan 6.900 Bibit untuk Pemkot Palangka Raya, Perkuat Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Mitigasi Perubahan Iklim

YBNI serahkan 6.900 bibit pohon kepada Pemkot Palangka Raya
YBNI serahkan 6.900 bibit pohon kepada Pemkot Palangka Raya

PALANGKA RAYA (Lentera) – Pemerintah Kota (Pemkot) Palangka Raya bersama Yayasan Borneo Nature Indonesia (YBNI), berkolaborasi memperkuat pengelolaan lingkungan hidup dan mitigasi perubahan iklim.

Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin mengatakan sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga konservasi merupakan langkah strategis, untuk menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan.

“Kolaborasi ini menjadi komitmen bersama dalam pelestarian hutan, rehabilitasi lahan, pengendalian kebakaran hutan dan lahan, hingga pemberdayaan masyarakat dalam mengelola sumber daya alam secara berkelanjutan,” papar Fairid, Rabu (22/7/2026).

Kerjasama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman dan perjanjian kerja sama, sekaligus penyerahan 6.900 bibit berbagai jenis tanaman.

Dalam menghadapi berbagai persoalan lingkungan, pemerintah tidak bisa bekerja sendirian. Dukungan lembaga konservasi, masyarakat, dunia usaha, dan pemangku kepentingan lainnya diperlukan agar program perlindungan alam berjalan optimal.

"Dengan bekerjasama, diharapkan bisa menjaga keseimbangan antara pembangunan daerah, pelestarian lingkungan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat," tutur Fairid.

Ia menambahkan, melalui kolaborasi sejalan dengan semangat kebersamaan. Keterlibatan lembaga konservasi juga dinilai dapat memperkuat program pemerintah dalam mewujudkan pembangunan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

"Melalui pendekatan berbasis masyarakat, diharapkan dapat menekan kerusakan hutan sekaligus meningkatkan kesadaran warga dalam menjaga sumber daya alam," ucapnya.

Sementara itu, CEO YBNI, Anton Nurcahyo menjelaskan pemilihan jenis tanaman disesuaikan dengan ketersediaan bibit, kebutuhan masyarakat, dan karakteristik lahan yang menjadi lokasi penanaman.

Ia menambahkan, program yang dijalankan bersama Pemkot Palangka Raya meliputi penguatan kebijakan publik, pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan, serta pengembangan sistem peringatan dini bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah.

"Kerjasama dengan Pemkot Palangka Raya selain difokuskan pada penghijauan, juga mencakup berbagai program pengelolaan lingkungan," tutupnya.

Adapun bibit yang diserahkan terdiri dari tanaman bernilai ekologis dan ekonomis, seperti petai, matoa, jengkol, asam, serta sejumlah jenis pohon lainnya.

 

Reporter: Novita/Editor: Ais

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.