01 July 2026

Get In Touch

Kemendikdasmen Sediakan Ribuan Buku Digital Gratis, Bisa Diakses Kapan Saja

Kepala Pusat Perbukuan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Supriyatno. (foto: Kemendikdasmen)
Kepala Pusat Perbukuan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Supriyatno. (foto: Kemendikdasmen)

JAKARTA (Lentera) - Masyarakat kini dapat mengakses 1.842 judul buku digital secara gratis melalui platform Sistem Informasi Perbukuan Indonesia (SIBI) yang disediakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Koleksi ribuan buku tersebut dapat diakses kapan saja melalui laman resmi SIBI.

"Sejak awal kami berusaha memberikan upaya terbaik untuk memfasilitasi kebutuhan murid-murid di seluruh Indonesia. Desainer dan penulisnya merupakan kreator serta penulis dari Indonesia, sehingga sesuai dengan kebutuhan pendidikan di Indonesia," ujar Kepala Pusat Perbukuan Kemendikdasmen, Supriyatno, di Jakarta, melansir Antara, Selasa (30/6/2026).

Dijelaskannya, seluruh koleksi buku tersedia dalam format digital dan dapat diakses secara gratis melalui platform resmi SIBI. Jenis buku yang disediakan beragam, mulai dari buku cerita bergambar untuk anak usia dini hingga buku pelajaran seluruh mata pelajaran untuk jenjang SD, SMP, dan SMA.

Hingga 30 Juni 2026, Kemendikdasmen mencatat platform SIBI telah menyediakan sebanyak 1.842 judul buku. Antusiasme masyarakat terhadap layanan tersebut juga terus meningkat. Tercatat lebih dari 8,8 juta pengunjung telah mengakses laman SIBI, dengan lebih dari 13,7 juta kali buku digital dibaca serta lebih dari 2,6 juta kali diunduh.

Menurut Supriyatno, keberadaan buku digital di SIBI tidak hanya ditujukan untuk mendukung kegiatan belajar di sekolah, tetapi juga dapat dimanfaatkan oleh orang tua dalam mendampingi anak belajar di rumah. Salah satunya melalui buku cerita bergambar yang dapat menjadi media untuk menumbuhkan minat baca sejak usia dini.

Ia menambahkan, Kemendikdasmen akan terus mendorong pemanfaatan SIBI sebagai sarana yang mempermudah masyarakat memperoleh buku pendidikan, informasi perbukuan, serta bahan bacaan bermutu secara lebih mudah, luas, dan terintegrasi.

Sementara itu, Pengamat Pendidikan sekaligus Pendiri Pendidikan Karakter Education Consulting, Doni Koesoema, menilai kehadiran SIBI menjadi langkah positif dalam memperluas akses masyarakat terhadap buku, terutama di tengah perkembangan teknologi digital.

Menurut Doni, digitalisasi telah membantu distribusi buku menjangkau masyarakat di berbagai daerah sehingga akses terhadap bahan bacaan menjadi lebih merata.

"Teknologi digital sangat membantu mempermudah masyarakat untuk memiliki akses terhadap buku. Saya rasa ini sesuatu yang bagus, ada inisiatif untuk memperluas Sistem Informasi Perbukuan di Indonesia," kata Doni.

Editor: Santi

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.