26 June 2026

Get In Touch

DPRD Palangka Raya Minta Pemkot Awasi Ketat Distribusi Minyak Goreng Tidak Layak Konsumsi

Anggota DPRD Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Khemal Nasery
Anggota DPRD Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Khemal Nasery

PALANGKA RAYA (Lentera) - Anggota Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Khemal Nasery, meminta Pemerintah Kota (Pemkot) setempat untuk memperketat pengawasan dan memastikan minyak goreng merk Minyakita yang beredar di pasaran layak dan aman untuk dikonsumsi masyarakat. Hal ini dilakukan menyusul temuan minyak goreng merk tersebut yang berbau solar sebagaimana terjadi di daerah lain.

"Kami meminta Pemkot Palangka Raya melalui dinas terkait untuk mengawasi secara ketat peredaran Minyakita, agar produk tersebut dipastikan layak konsumsi dan tidak menimbulkan keresahan masyarakat," papar Khemal, Kamis (25/6/2026).

Legislatif mewanti-wanti agar jangan sampai ada warga Kota Palangka Raya menjadi korban akibat lemahnya pengawasan terhadap distribusi maupun kualitas produk yang beredar di pasaran.

Merebaknya kasus minyak goreng berbau solar yang terjadi di daerah Jawa Tengah, harus menjadi perhatian bersama. Pemerintah daerah jangan menunggu sampai kasus yang sama terjadi di Palangka Raya baru mengambil tindakan.

Menurut Khemal, langkah antisipasi perlu dilakukan melalui cara inspeksi mendadak ke pasar-pasar tradisional, ritel modern, hingga distributor.

Peredaran Minyakita perlu diawasi ketat cegah beredarnya Minyakita berbau solar
Peredaran Minyakita perlu diawasi ketat cegah beredarnya Minyakita berbau solar

Dinas terkait juga perlu berkoordinasi dengan pihak pengawas pangan dan perdagangan, guna memastikan kualitas produk tetap terjaga dan sesuai standar.

"Jika ada ditemukan produk minyak goreng yang tidak layak atau mencurigakan, harus segera ditarik dan ditindaklanjuti, jangan sampai masyarakat yang dirugikan," tegasnya.

Khemal optimis dengan pengawasan yang ketat, distribusi Minyakita di Palangka Raya akan tetap terjaga dan terhindar dari permasalahan yang bisa merugikan masyarakat.

Ia menekankan, kualitas minyak goreng yang dikonsumsi masyarakat harus mendapat perhatian serius. Antisipasi harus dilakukan sejak dini guna mencegah permasalahan yang sama terjadi di Palangka Raya.

"Dengan adanya pengawasan ketat dari pemerintah, diharapkan memberi rasa aman bagi masyarakat, meskipun di tengah kebutuhan akan minyak goreng yang cukup tinggi," pungkasnya.

Reporter: Novita/Editor: Santi

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.