19 June 2026

Get In Touch

Klaim Bebas Padam saat Listrik 'Byar-pet' (Koran Jumat, 19 Juni 2026)

KLAIM aman pasokan energi primer Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia bertolak belakang dengan kenyataan di lapangan. Dalam beberapa hari terakhir, terjadi listrik padam secara bergilir di sejumlah wilayah di Jawa. Rumah warga, pusat usaha, hingga kawasan industri mendadak gelap. Belakangan terungkap, PLN tengah menghadapi defisit kontrak pasokan batu bara sekitar 18-20 juta ton dari total kebutuhan 154 juta ton hingga akhir tahun. Persoalan diperparah oleh menurunnya ketersediaan batu bara kalori menengah 5.200 GAR yang menjadi bahan bakar utama sejumlah pembangkit. Di saat yang sama, gangguan teknis pada PLTGU Jawa 1 turut menekan pasokan listrik sistem Jawa. Kondisi itu memaksa PLN melakukan manajemen beban untuk mencegah terjadinya pemadaman total atau blackout. Dampaknya terasa luas. Pemadaman bergelombang terjadi di berbagai kawasan Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Lamongan, hingga Malang. Gangguan serupa juga dilaporkan dari Bogor, Bekasi, Depok, Bandung, Banten, Yogyakarta, sampai Semarang. Kalangan industri pun mulai gerah karena proses produksi terganggu dan tingkat utilisasi pabrik tertekan. Pemerintah menjanjikan kondisi akan segera pulih melalui percepatan pengadaan batu bara dan perbaikan pembangkit. Namun rentetan listrik 'byarpet' membuat klaim keandalan pasokan energi dipertanyakan publik. BACA BERITA LENGKAP, KLIK DISINI https://lentera.co/upload/Epaper/19062026.pdf

Share:
img
Author

Fitriyanti

Lentera.co.
Lentera.co.