13 June 2026

Get In Touch

Soal Sensus Ekonomi, Ketua DPRD Palangka Raya: Bangun Kepercayaan Publik Lewat Komunikasi

Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Subandi
Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Subandi

PALANGKA RAYA (Lentera) - Seluruh petugas Sensus Ekonomi 2026 diminta untuk membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat guna memastikan proses pendataan berjalan lancar dan menghasilkan data yang akurat.

Sebagaimana disampaikan Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Subandi, yang mengharapkan petugas sensus agar bisa membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat yang menjadi responden.

Warga Kota Palangka Raya memiliki latar belakang yang beragam, karena itu pendekatan yang baik sangat diperlukan dalam menjalankan proses pendataan.

"Melalui komunikasi yang efektif akan memudahkan petugas memperoleh informasi yang benar dari responden sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026," papar Subandi, Jumat (12/6/2026).

Selain itu, petugas juga perlu mengatur waktu pendataan dengan tepat agar dapat bertemu secara langsung dengan pihak yang berwenang memberikan informasi, seperti kepala keluarga atau pemilik usaha.

Subandi melanjutkan, petugas juga perlu memberikan penjelasan dan membuat kesepakatan mengenai waktu yang tepat untuk bertemu dengan responden. Lewat langkah ini, informasi yang diperoleh benar-benar berasal dari orang yang mengetahui kondisi rumah tangga maupun usahanya.

"Ketepatan dalam memperoleh data sangat menentukan terhadap kualitas hasil sensus yang nantinya digunakan sebagai acuan dalam penyusunan berbagai kebijakan terkait pembangunan yang dijalankan pemerintah," jelasnya.

Disamping membangun komunikasi yang baik, Subandi juga mengimbau masyarakat agar bersikap terbuka dan memberikan informasi yang sesuai dengan kondisi sebenarnya saat menerima kunjungan petugas sensus di rumah maupun tempat usaha.

"Jika warga bekerja sebagai petani, maka ia harus menyampaikan jika pekerjaannya adalah petani, berapa penghasilannya dan bagaimana kondisinya, harus disampaikan apa adanya karena data yang diberikan akan menjadi dasar arah pembangunan kedepannya," katanya.

Selebihnya ia mengatakan, keterbukaan masyarakat dan profesionalisme petugas menjadi dua faktor penting agar hasil Sensus Ekonomi 2026 benar-benar menggambarkan secara riil kondisi perekonomian Kota Palangka Raya.

""Dengan berbekal pelatihan yang telah diberikan kepada para petugas, diharapkan mereka memiliki kemampuan komunikasi yang baik, sehingga pendataan dilakukan secara sistematis dan seluruh objek sensus terdata dengan baik," pungkasnya.

Reporter: Novita/Editor: Santi

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.