05 June 2026

Get In Touch

Menkeu AS Beberkan Tiga Kemungkinan Hasil Perundingan dengan Iran

Menteri Keuangan Amerika Serikat, Scott Bessent. (foto:ist/dok.Ant/Anadolu)
Menteri Keuangan Amerika Serikat, Scott Bessent. (foto:ist/dok.Ant/Anadolu)

WASHINGTON (Lentera) - Menteri Keuangan Amerika Serikat, Scott Bessent mengatakan terdapat tiga kemungkinan hasil dari perundingan antara AS dan Iran, terkait sejumlah isu yang masih diperselisihkan.

"Ada tiga skenario, yakni kita mencapai kesepakatan; kita tidak mencapai kesepakatan tetapi tetap mempertahankan blokade dan terus menekan mereka atau kita kembali pada tindakan militer," kata Bessent dalam Forum Ekonomi Reagan 2026, pada Jumat (29/5/2026) mengutip Antara, Sabtu (30/5/2026).

Ia menilai, tekanan yang berkepanjangan akan semakin memperburuk kondisi Iran.

Selain itu, Departemen Keuangan AS juga siap menjatuhkan sanksi tambahan terhadap Iran, dan masih memiliki sejumlah target finansial lain yang dapat dikenai pembatasan.

Menurutnya, Washington masih memiliki banyak cara untuk meningkatkan tekanan terhadap Teheran.

Diketahui, pada 28 Februari, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah target di Iran yang menyebabkan kerusakan dan korban sipil.

Washington dan Teheran kemudian mengumumkan gencatan senjata selama dua pekan pada 7 April.

Perundingan lanjutan di Islamabad berakhir tanpa hasil yang jelas, sementara Amerika Serikat mulai memberlakukan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.

Sebelumnya pekan ini, Presiden AS Donald Trump mengatakan sejumlah isu utama terkait program nuklir Iran dan pembukaan kembali Selat Hormuz masih belum terselesaikan.

Meski demikian, Trump menyebut kedua negara telah mencapai kesepakatan mengenai sejumlah isu lain yang dinilainya kurang penting.

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Iran pada Jumat mengatakan kesepakatan final dengan Amerika Serikat bergantung pada kesediaan Washington menghentikan tuntutan yang berlebihan dan meninggalkan tindakan yang saling bertentangan.

 

 

Editor: Arief Sukaputra

 

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.