19 May 2026

Get In Touch

Tembok Tandon Air Sisi Timur Pasar Besar Malang Retak, Perbaikan Belum Dilakukan

Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang, Eko Sri Yuliadi. (Santi/Lentera)
Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang, Eko Sri Yuliadi. (Santi/Lentera)

MALANG (Lentera) - Kondisi bangunan Pasar Besar Malang kembali memunculkan kekhawatiran. Kali ini, keretakan terjadi pada tembok besar di bawah tandon air di sisi timur pasar. Namun hingga kini, Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan Kota Malang belum melakukan perbaikan fisik maupun pembongkaran pada bagian bangunan yang dinilai membahayakan tersebut.

"Memang ada beberapa laporan. Langkah-langkah yang kami lakukan masih clearing area. Kami berikan pembatas sehingga nanti di bawahnya tidak ada orang yang beraktivitas, baik itu berjualan maupun tukang parkir, karena melihat kondisi fisik Pasar Besar ini yang cukup memprihatinkan," ujar Kepala Diskopindag Kota Malang, Eko Sri Yuliadi, Senin (18/5/2026).

Menurutnya, keputusan untuk membongkar bagian bangunan yang retak belum dapat dilakukan dalam waktu dekat. Diskopindag masih menunggu arahan lebih lanjut dari Wali Kota Malang.

"Untuk melakukan pembongkaran kami masih menunggu petunjuk lebih lanjut dari pimpinan," katanya.

Saat disinggung mengenai ketersediaan anggaran untuk memperbaiki bagian bangunan yang retak, Eko mengakui hingga saat ini belum ada alokasi dana khusus. "Sementara belum, kami masih clear area dulu agar tidak ada masyarakat yang berada di sekitar sana," tegasnya.

Kondisi ini menambah daftar persoalan pada bangunan Pasar Besar Malang yang telah lama mengalami penurunan kualitas struktur. Retaknya tembok di sisi timur bukanlah insiden pertama yang terjadi.

Pada Juli 2025, tembok di sisi barat lantai 3 Pasar Besar Malang sempat ambrol. Insiden tersebut menyebabkan seorang pedagang kaki lima (PKL) mengalami luka di bagian kepala dan kaki.

Kemudian, pada 10 April 2026, Diskopindag memasang banner larangan berjualan dan parkir di bawah tembok sisi timur lantai 3 yang juga menunjukkan tanda-tanda keretakan.

Reporter: Santi Wahyu

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.