14 May 2026

Get In Touch

Nihil Hantavirus di Palangka Raya, Dinkes Gencar Edukasi Warga

Kepala Dinkes Kota Palangka Raya, Riduan
Kepala Dinkes Kota Palangka Raya, Riduan

PALANGKA RAYA (Lentera) - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palangka Raya memastikan nihil kasus hantavirus di wilayahnya hingga saat ini.

Untuk itu, Kepala Dinkes Kota Palangka Raya, Riduan, meminta masyarakat agar tetap tenang namun selalu waspada.

"Hingga saat ini belum ada laporan ataupun konfirmasi dari sejumlah Rumah Sakit yang ada di Kota Palangka Raya mengenai kasus hantavirus," papar Riduan, Kamis (14/5/2026).

Ia menegaskan, Dinkes akan terus melakukan pemantauan di fasilitas-fasilitas pelayanan kesehatan, untuk memastikan tidak ada indikasi penyebaran penyakit yang berkaitan dengan virus tersebut di wilayah setempat.

Edukasi mengenai penyakit zoonosis, termasuk hantavirus, juga akan terus digencarkan agar masyarakat memahami cara pencegahan sejak dini.

"Sementara itu pengawasan dan pemantauan secara berkala akan terus kami lakukan agar kondisi tetap terkendali," ucapnya.

Riduan menjelaskan, hantavirus merupakan penyakit zoonosis yang berkaitan erat dengan keberadaan tikus sebagai media penyebaran virus, terutama melalui partikel dari kotoran atau urine tikus yang terhirup manusia.

"Kemungkinan risiko muncul saat membersihkan gudang atau bangunan yang sudah lama tidak digunakan dan terdapat kotoran tikus," jelasnya.

Ia melanjutkan, gejala hantavirus kerap menyerupai Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), seperti demam, sakit kepala, nyeri otot, hingga batuk, sehingga masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan.

Riduan menambahkan, sebagai langkah pencegahan, masyarakat dianjurkan menggunakan masker saat membersihkan area berdebu atau kotor, menjaga kebersihan lingkungan, serta rutin mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir.

"Jika ada gejala dan sebelumnya pernah berada di lingkungan yang berpotensi terpapar kotoran tikus, masyarakat sebaiknya segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat," pungkasnya.

Reporter: Novita/Editor: Santi

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.