14 May 2026

Get In Touch

Rumor Kembalinya Jose Maurinho ke Real Madrid dengan "Klausul Rahasia" di Benfica

Jose Mourinho (kiri) memberi instruksi dalam laga Liga Champions antara Ajax vs Benfica di Johan-Cruijff Arena di Amsterdam, pada 25 November 2025. (foto:ist/Kompas.com/dok.AFP)
Jose Mourinho (kiri) memberi instruksi dalam laga Liga Champions antara Ajax vs Benfica di Johan-Cruijff Arena di Amsterdam, pada 25 November 2025. (foto:ist/Kompas.com/dok.AFP)

SPANYOL (Lentera) - Rumor mengenai kembalinya pelatih kawakan Jose Mourinho ke pangkuan Real Madrid, kini tengah menjadi perbincangan hangat di jagat sepak bola Eropa. 

Presiden klub Real Madrid, Florentino Perez dikabarkan telah menjalin komunikasi secara personal dengan sang juru taktik, guna memplotnya sebagai pengganti Alvaro Arbeloa di kursi kepelatihan Los Blancos. 

Langkah untuk memulangkan Jose Mourinho ini dinilai lebih realistis, berkat adanya klausul khusus dalam kontraknya bersama Benfica. 

Meskipun pria berkebangsaan Portugal tersebut tengah berada di ambang musim tak terkalahkan di kompetisi domestik, ambisi untuk kembali meramaikan persaingan di Liga Spanyol atau LaLiga diprediksi akan menjadi daya tarik yang sulit ditolak. 

Melansir dari Diario AS mengutip Kompas.com, Selasa (12/5/2026), terdapat sebuah "klausul rahasia" yang memungkinkan Real Madrid untuk mengamankan jasa pelatih berjuluk The Special One itu, dengan harga yang sangat terjangkau, yakni sekitar 2,6 juta punds atau setara 3 juta euro (sekitar Rp 61,6 miliar). 

Kendati demikian, klausul ini memiliki batasan waktu yang sangat ketat. Kesepakatan dengan harga "diskon" tersebut hanya berlaku dalam waktu 10 hari, setelah pertandingan terakhir Benfica musim ini, tepatnya setelah laga melawan Estoril pada 16 Mei mendatang. 

Hal ini memberikan tenggat waktu bagi pihak manajemen di Santiago Bernabeu hingga 26 Mei, untuk merampungkan proses administrasi jika ingin menghindari biaya kompensasi yang lebih tinggi. 

Kembalinya Jose Mourinho ke Spanyol bukan tanpa syarat dan tuntutan, Ia dilaporkan meminta kendali penuh atas kebijakan transfer pemain dan restrukturisasi internal klub. 

Pelatih berusia 63 tahun tersebut menilai, bahwa skuad saat ini kurang seimbang dan membutuhkan penguatan di beberapa posisi krusial, sebelum musim baru dimulai. 

Mourinho juga menekankan, pentingnya stabilitas hierarki di dalam tim, guna menghindari konflik internal yang dapat mengganggu performa pemain di lapangan. 

Baginya, urusan di Madrid masih menyisakan "pekerjaan yang belum selesai," terutama ambisinya untuk membawa klub merengkuh trofi Liga Champions, setelah sebelumnya sempat terhenti di tiga laga semifinal secara beruntun. 

Demi mewujudkan reuni dengan raksasa Spanyol, pelatih yang pernah mempersembahkan gelar liga bagi Madrid pada periode 2010-2013 ini, dikabarkan siap menolak tawaran dari mantan klubnya di Inggris, Chelsea. 

Fokus utama sang pelatih saat ini adalah menyelesaikan proyeknya di Portugal, sebelum menentukan masa depan di akhir bulan Mei.

 

 

Editor: Arief Sukaputra

 

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.