21 April 2026

Get In Touch

Motor Raib di CFD Kota Madiun, Polisi Selidiki Dugaan Kelalaian Sistem Parkir

Tangkapan layar kondisi parkir di kawasan CFD Madiun. Di lokasi ini, sepeda motor pengunjung raib meski telah diparkir.
Tangkapan layar kondisi parkir di kawasan CFD Madiun. Di lokasi ini, sepeda motor pengunjung raib meski telah diparkir.

MADIUN (Lentera) - Aksi pencurian kendaraan bermotor terjadi di kawasan Car Free Day (CFD) Taman Lalu Lintas, Bantaran Kali Madiun, Minggu (19/4/2026). Sepeda motor milik salah satu pengunjung dilaporkan hilang saat diparkir di lokasi acara.

Polisi saat ini masih melakukan penyelidikan terkait dugaan kelalaian sistem parkir, termasuk kemungkinan memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi kejadian. 

Korban, Dendi Widy Arwindha, warga Desa Mojorayung, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, kehilangan sepeda motor Honda Vario bernomor polisi AE 4939 YBD. Kendaraan itu sebelumnya dititipkan di area parkir yang disediakan panitia.

Dendi mengatakan, ia tiba di lokasi sekitar pukul 07.15. Karena area parkir utama penuh, ia diarahkan ke lokasi parkir di belakang panggung. "Awalnya mau parkir di atas, tapi sudah penuh," ujarnya, Senin (20/4/2026).

Sekitar satu jam kemudian, saat hendak pulang, ia mendapati sepeda motornya sudah tidak berada di tempat. Helm miliknya masih ada, namun telah dipindahkan ke kendaraan lain. "Tinggal helm, itu pun dipindah ke motor lain," katanya.

Korban sempat menunggu hingga sekitar pukul 11.00, namun kendaraan tidak ditemukan. Ia kemudian meminta penjelasan kepada juru parkir, tetapi tidak memperoleh keterangan yang jelas. Kasus tersebut selanjutnya dilaporkan ke Polres Madiun Kota.

Kepala Kepolisian Sektor Manguharjo, Komisaris Polisi Lilik Sulastri, membenarkan adanya laporan tersebut. Menurut dia, pihak kepolisian telah meminta keterangan sejumlah saksi, termasuk juru parkir di lokasi kejadian.

"Kami tetap menindaklanjuti, meski penanganan berada di polres," ujarnya.

Lilik menegaskan, pengelola parkir memiliki tanggung jawab terhadap keamanan kendaraan, terutama jika sistem yang digunakan adalah penitipan. Ia menilai, seharusnya ada karcis parkir dan jaminan keamanan bagi pengguna jasa.

"Pengelola tidak hanya mengejar keuntungan, tetapi juga harus memastikan keamanan kendaraan," kata dia.

Reporter: Wiwiet Eko Prasetyo/Editor: Santi

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.