15 April 2026

Get In Touch

Tips Dokter soal Penggunaan Softlens yang Aman untuk Mata

Tips Dokter soal Penggunaan Softlens yang Aman untuk Mata

SURABAYA ( LENTERA ) - Softlens kini menjadi salah satu pilihan yang banyak digunakan masyarakat dalam aktivitas sehari-hari. Selain membantu memperbaiki penglihatan, penggunaan softlens juga kerap dipilih untuk menunjang penampilan agar terlihat lebih menarik.

Namun, penggunaan softlens tidak bisa dilakukan sembarangan. Dokter Spesialis Mata, dr. Michael Je, menjelaskan bahwa pemilihan lensa kontak yang tepat sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan dan fungsinya.
Menurutnya, jenis lensa kontak yang diganti setiap hari atau daily disposable sebenarnya menjadi pilihan yang lebih baik dari segi kebersihan dan kesehatan mata. 

Meski demikian, jenis ini umumnya memiliki harga yang lebih tinggi dibandingkan dengan lensa kontak yang dapat digunakan dalam jangka waktu lebih lama.

"Pemilihan kontak lensa yang baik adalah tergantung dari fungsinya. Fungsi untuk penglihatan, ada yang harian, mingguan dan bulanan. Yang paling bagus adalah yang harian karena kemungkinan untuk ada debris, akumulasi deposit pada kontak lens nya lebih minimal dari pada yang mingguan dan bulanan tetapi harga kontak lensnya lebih mahal," ucap Dokter Spesialis Mata, dr. Michael Je.

Dalam penggunaan lensa kontak minus, ukurannya perlu disesuaikan dengan kondisi mata. Pasalnya, ukuran minus pada lensa kontak umumnya berbeda dengan ukuran minus pada kacamata.

Karena itu, dr. Michael tidak menyarankan masyarakat membeli lensa kontak minus secara daring tanpa pemeriksaan terlebih dahulu. 
Ia menjelaskan bahwa dalam menentukan lensa kontak yang tepat, diperlukan pemeriksaan lebih lanjut, termasuk melihat nilai axis pada mata agar ukurannya sesuai dan tetap aman digunakan.

"Ukuran kontak lens minus harus pas, jangan dipakai pas ukuran kacamata, biasanya di atas -4.00 harus sesuaikan lagi ukurannya. Jika ada silinder atau mata tua (presbiopia) sekarang ada yang bisa untuk jauh dan dekat, tidak disarankan beli online karena pada kontak lens yang ada minus dan silinder butuh dilihat dari axisnya," ujarnya.

Dalam memilih lensa kontak untuk keperluan kecantikan, dr. Michael menyarankan masyarakat menggunakan produk dari merek yang sudah dikenal luas. Menurutnya, memilih merek yang terpercaya dapat membantu meminimalkan risiko bagi kesehatan mata.

“Untuk kontak lens kecantikan tanpa ukuran, sebaiknya pilih merek yang sudah dikenal dan memiliki banyak pilihan. Dari Indonesia ada, dari luar negeri juga banyak yang kualitasnya baik,” kata dr. Michael.

Ia juga mengingatkan pentingnya menggunakan obat tetes khusus bagi pengguna lensa kontak agar kelembapan mata tetap terjaga selama pemakaian.
Terkait durasi penggunaan, dr. Michael menjelaskan bahwa pemakaian lensa kontak sebaiknya disesuaikan dengan aktivitas sehari-hari. Meski demikian, ia menyarankan agar tidak digunakan terlalu lama.

“Pada dasarnya penggunaan kontak lens tergantung aktivitas. Obat tetes khusus juga perlu digunakan. Namun yang paling disarankan maksimal sekitar dua hingga empat jam. Untuk jenis yang diganti harian, penggunaannya bisa sampai delapan jam,” tutupnya. (Ella-Mahasiswa UINSA, berkontribusi dalam tulisan ini)

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.