26 March 2026

Get In Touch

'Yaqut Effect' : Noel Ajukan Tahanan Rumah (Koran Kamis, 26 Maret 2026)

FENOMENA 'Yaqut Effect' mencuat setelah keputusan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menempatkan mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas sebagai tahanan rumah. Kebijakan yang dinilai tidak lazim dalam penanganan perkara korupsi itu memicu efek domino, kini sejumlah tersangka korupsi lain mulai mengajukan tuntutan serupa. Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer alias Noel berharap memperoleh perlakuan yang sama. Diketahui, Noel merupakan tersangka dugaan pemerasan dalam pengurusan sertifikasi K3 di Kemnaker sejak Oktober 2024. Istri Noel, Silvia Rinita Harefa merupakan sosok yang mengungkap bila Yaqut tak ada di rutan KPK saat momen lebaran. Polemik tersebut juga merembet ke ranah pengawasan internal. Pimpinan dan deputi KPK dilaporlan ke Dewan Pengawas (Dewas). Sebab, keputusan pemberian status tahanan rumah kepada Yaqut Cholil Qoumas dinilai berpotensi melanggar prinsip kesetaraan di hadapan hukum dan membuka preseden baru dalam penanganan perkara korupsi. Di tengah kegaduhan tersebut, Yaqut kembali menjalani pemeriksaan oleh penyidik KPK Rabu (25/3/2026). Dia enggan memberikan banyak keterangan kepada media dan hanya mengatakan capek sebelum meninggalkan lokasi tanpa menjawab pertanyaan lebih lanjut. BACA BERITA LENGKAP, KLIK DISINI https://lentera.co/upload/Epaper/26032026.pdf

Share:
img
Author

Fitriyanti

Lentera.co.
Lentera.co.