24 March 2026

Get In Touch

Baku Tembak dengan KKB di Maybrat Papua Barat Daya, 2 Prajurit TNI Gugur

Ilustrasi
Ilustrasi

MAYBRAT (Lentera)-Dua prajurit TNI AL gugur dalam insiden baku tembak dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya, Minggu (22/3/2926). Peristiwa baku tembak itu terjadi di Kampung Sori, Distrik Aifat Selatan, pada pukul 07.00 WIT.

Kedua korban yakni Prada Marinir AS dari Yonmar 7 dan Prada Marinir ES dari Yonmar 10. Selain itu, satu prajurit lainnya, Kopda Marinir ES dari Yonmar 7, dilaporkan dalam kondisi kritis.

Para korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) dr. R. Oetojo Sorong di Kota Sorong untuk mendapatkan penanganan medis. Dalam peristiwa tersebut, dua pucuk senjata api milik prajurit juga dilaporkan dirampas para pelaku.

Merespons itu, Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu menyampaikan duka cita mendalam.

"Kita turut belasungkawa atas gugurnya dua putra terbaik bangsa yang saat ini sedang menjalankan tugas negara. Kita semua berharap ke depan para personel yang bertugas lebih berhati-hati, sehingga kejadian serupa tidak terulang," kata Elisa Kambu di Kota Sorong, dikutip Senin (23/3/2026).

Ia menjelaskan kehadirannya bersama Bupati Maybrat merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya dan Pemerintah Kabupaten Maybrat dalam memberikan dukungan moral kepada keluarga korban.

“Kami hadir untuk memberikan doa dan dukungan kepada keluarga kedua prajurit yang gugur,” ujarnya.

Elisa juga berharap tidak ada lagi tindakan kekerasan yang mengorbankan nyawa, dengan alasan apa pun. “Ke depan kita berharap tidak ada lagi tindakan seperti ini yang sampai merenggut nyawa manusia,” katanya.

Menurut dia, dalam beberapa waktu terakhir terjadi insiden serupa di wilayah Papua Barat Daya, termasuk di Kabupaten Tambrauw dan Maybrat, sehingga diperlukan penguatan konsolidasi guna menjaga stabilitas keamanan.

“Kewajiban kita adalah memastikan masyarakat ikut berpartisipasi dalam menciptakan kondisi yang aman di wilayah ini,” ujarnya.

 

Editor: Widyawati/ant



 

Share:
Lentera.co.
Lentera.co.